Nusron Wahid Dipanggil KPK, Penyidik Dalami Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan KPK terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan KPK terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon.

JAKARTA | GEMPAR.CO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk diperiksa terkait penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon di Kantor Pertanahan (Kantah) Bogor.

Namun hingga Rabu (7/10/2026) siang, Nusron belum memenuhi panggilan tersebut. KPK menyatakan masih menunggu kehadirannya untuk menjalani pemeriksaan.

“Sampai siang ini, kami masih tunggu kehadirannya,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).

Pemanggilan Nusron menjadi bagian dari proses penyidikan untuk menggali informasi dan keterangan yang dibutuhkan penyidik dalam mengungkap secara utuh konstruksi perkara dugaan suap tersebut.

KPK Telusuri Aliran Uang Rp1 Miliar

Selain memeriksa sejumlah pihak, KPK juga masih menelusuri aliran uang sebesar Rp1 miliar yang hingga kini belum diketahui secara pasti penerimanya.

Penyidik mendalami apakah uang tersebut berhenti pada salah satu pihak yang telah diperiksa atau kembali mengalir kepada pihak lain.

KPK sebelumnya menyebut pemeriksaan juga dilakukan terhadap pihak swasta yang memiliki hubungan dengan tersangka, termasuk Erwin, yang disebut sebagai orang kepercayaan Nusron.

“Apakah uang ini kemudian mengalir? Ini mengalirnya ke mana?” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).

Penyidik kini masih mendalami hubungan antaraktor dalam perkara tersebut, termasuk proses pengurusan HGB serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan aliran uang.

Pemeriksaan terhadap Nusron diharapkan dapat memberikan keterangan tambahan yang dibutuhkan penyidik untuk memperjelas rangkaian peristiwa dalam perkara tersebut.

KPK masih melakukan penyidikan dan seluruh pihak yang disebut dalam perkara ini tetap memiliki hak untuk memberikan keterangan serta harus dipandang berdasarkan asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Laporan: Redaksi

 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Ungkap Kerugian Negara Rp863 Miliar dalam Dugaan Korupsi Motor Listrik Program MBG
Jaksa Ungkap Aliran Rp203,46 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah
Dugaan Anomali DBHP Bergulir, Ketua KMP Berikan Keterangan di Kejari Purwakarta
Kejari Purwakarta Teliti Dugaan Masalah DBHP 2016-2025, Laporan KMP Ditindaklanjuti
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kejagung Segel Sejumlah Perusahaan di SCBD Terkait Perkara Febrie Adriansyah
Kejari Subang Tetapkan Kepala Desa Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan
Kasus Dugaan Penganiayaan Dilaporkan ke Polsek Pebayuran, Keluarga Minta Polisi Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Kejagung Ungkap Kerugian Negara Rp863 Miliar dalam Dugaan Korupsi Motor Listrik Program MBG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Jaksa Ungkap Aliran Rp203,46 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Dugaan Anomali DBHP Bergulir, Ketua KMP Berikan Keterangan di Kejari Purwakarta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK, Penyidik Dalami Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kejari Purwakarta Teliti Dugaan Masalah DBHP 2016-2025, Laporan KMP Ditindaklanjuti

Berita Terbaru

Mahfud MD dorong penelusuran dokumen dan peran KPU dalam polemik ijazah Gibran.

Laporan Khusus

Polemik Ijazah Gibran: Mahfud Dorong Penelusuran Dokumen dan Peran KPU

Minggu, 11 Okt 2026 - 05:26 WIB

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan wartawan berujung laporan polisi dan memicu sorotan insan pers.

Laporan Khusus

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan Wartawan Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:22 WIB