NAMA Saepul Bahri Binzein kini menempati posisi penting dalam panggung politik Kabupaten Purwakarta. Sosok yang akrab disapa “Om Zein” itu resmi memimpin Purwakarta sebagai Bupati periode 2025–2030 setelah memenangkan kontestasi Pilkada 2024 bersama Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin. Kehadirannya membawa warna baru dalam kepemimpinan daerah dengan gaya komunikasi yang santai, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
Saepul Bahri Binzein lahir di Purwakarta, Jawa Barat, pada 15 Maret 1975. Ia tumbuh di lingkungan masyarakat sederhana yang membentuk karakter kepemimpinan yang dikenal lugas dan membumi. Sejak muda, Om Zein aktif dalam dunia organisasi dan pendidikan. Perjalanan hidupnya tidak lahir secara instan dari panggung politik, melainkan melalui proses panjang yang ditempanya dari lingkungan akademik, organisasi kepemudaan, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Simpar 2 Purwakarta, kemudian melanjutkan pendidikan ke MTs Matlaul Anwar dan MAN Subang. Setelah itu, ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Agama di STAI Miftahul Huda. Ketertarikannya terhadap ilmu pemerintahan dan politik kemudian membawanya melanjutkan studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Saepul Bahri Binzein terlebih dahulu dikenal sebagai dosen ilmu politik. Aktivitas akademiknya membuat ia dekat dengan dunia pemikiran, diskusi kebijakan publik, dan dinamika sosial masyarakat. Pengalaman itu pula yang kemudian membentuk karakter kepemimpinannya yang lebih komunikatif dan argumentatif ketika berbicara soal pembangunan daerah.
Karier politik Om Zein mulai berkembang ketika ia dipercaya menjadi anggota DPRD Kabupaten Purwakarta. Di lembaga legislatif, ia aktif mendorong berbagai program pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pendidikan DPRD Purwakarta dan dikenal cukup vokal dalam memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan daerah. Berbagai kebijakan yang ia dorong kala itu menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Selain aktif di parlemen, Om Zein juga memiliki rekam jejak organisasi yang cukup panjang. Ia pernah memimpin KNPI Purwakarta, aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), hingga dipercaya menjadi Ketua GAPENSI Purwakarta. Keterlibatannya dalam berbagai organisasi tersebut memperluas jaringan sosial dan politiknya di tingkat daerah maupun nasional. Ia juga tercatat menjadi bagian dari Majelis Daerah KAHMI serta Dewan Pertimbangan APDESI Purwakarta.
Dalam Pilkada Purwakarta 2024, pasangan Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan lebih dari 251 ribu suara. KPU Purwakarta kemudian menetapkan pasangan tersebut sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta terpilih untuk periode 2025–2030. Kemenangan itu menjadi titik penting dalam perjalanan politik Om Zein setelah bertahun-tahun berkiprah di legislatif, organisasi, dan aktivitas sosial masyarakat.
Sejak resmi menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Om Zein mulai aktif melakukan berbagai langkah percepatan pembangunan. Ia mendorong pembangunan infrastruktur jalan, pelayanan publik, penataan lingkungan, hingga penguatan program sosial berbasis masyarakat.
Dalam sejumlah kesempatan, ia kerap turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga dan memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Gaya kepemimpinannya yang aktif turun ke lapangan membuat namanya cepat dikenal publik luas. Sejumlah video kegiatannya bersama warga bahkan beberapa kali viral di media sosial. Dalam salah satu peristiwa yang ramai diperbincangkan publik, Om Zein terlihat meninjau langsung penertiban bangunan liar dan berinteraksi secara spontan dengan masyarakat. Momentum itu memperlihatkan kedekatannya dengan warga tanpa sekat formalitas yang berlebihan.
Di sisi lain, Om Zein juga dikenal memiliki gaya komunikasi yang santai namun tegas dalam mengambil keputusan. Dalam pidato perdananya sebagai Bupati Purwakarta, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengakhiri perbedaan politik pasca Pilkada dan bersama-sama membangun Purwakarta. Ia menegaskan bahwa kontestasi politik telah selesai dan kini saatnya seluruh pihak bersatu demi kepentingan masyarakat.
Kepemimpinan Om Zein juga tidak lepas dari perhatian publik dan kritik sosial. Beberapa kebijakannya sempat menuai perdebatan di masyarakat, terutama terkait penanganan persoalan sosial dan keamanan lingkungan. Namun, dinamika tersebut menjadi bagian dari proses kepemimpinan daerah yang terus mendapat pengawasan publik.
Di tengah kritik dan sorotan, Om Zein tetap aktif membangun komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk media sosial dan kunjungan langsung ke lapangan.
Meski baru memasuki awal masa kepemimpinannya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Om Zein sempat mendapat perhatian setelah hasil survei LSI Denny JA menunjukkan mayoritas warga Purwakarta merasa puas terhadap kinerja pemerintahannya. Survei tersebut menempatkan tingkat kepuasan publik di atas 80 persen, terutama pada sektor pelayanan publik dan respons pemerintah daerah terhadap persoalan masyarakat.
Bagi sebagian masyarakat Purwakarta, Saepul Bahri Binzein tidak hanya dipandang sebagai kepala daerah, tetapi juga figur lokal yang memahami karakter sosial dan budaya masyarakat Purwakarta.
Kedekatannya dengan budaya Sunda, organisasi masyarakat, dan aktivitas sosial membuat citranya kuat sebagai pemimpin daerah yang lahir dari lingkungan masyarakat sendiri.
Kini, perjalanan politik dan kepemimpinan Om Zein masih terus berjalan. Tantangan pembangunan, pelayanan publik, ekonomi daerah, hingga persoalan sosial masyarakat akan menjadi ujian penting bagi kepemimpinannya selama lima tahun ke depan. Namun, dengan pengalaman organisasi, latar belakang akademik, dan jaringan sosial yang luas, Saepul Bahri Binzein menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam peta kepemimpinan daerah di Jawa Barat.
Editor: Redaksi GEMPAR.co










