Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menerima kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang bersama jajaran pimpinan baru BGN di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menerima kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang bersama jajaran pimpinan baru BGN di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

JAKARTA | GEMPAR.CO – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dukungan penuh terhadap empat langkah strategis yang disiapkan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menata ulang pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dukungan tersebut disampaikan Menkes saat menerima kunjungan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditetapkan jajaran pimpinan baru BGN,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut.

Dalam kesempatan itu, Nanik memaparkan empat langkah utama yang akan menjadi fokus BGN dalam membangun wajah baru pelaksanaan Program MBG. Keempat langkah tersebut meliputi refocusing penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, pembenahan dapur yang telah beroperasi, serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Nanik, perubahan fokus penerima manfaat menjadi salah satu agenda utama yang membutuhkan dukungan Kementerian Kesehatan. Ke depan, sasaran prioritas program MBG akan diarahkan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Untuk refocusing penerima manfaat, kami memerlukan dukungan Kementerian Kesehatan. Sebab fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Nanik.

Menanggapi hal itu, Menkes menyatakan kesiapan Kementerian Kesehatan untuk memberikan dukungan penuh, termasuk menyiapkan tenaga ahli kesehatan serta pakar gizi anak guna memperkuat implementasi program tersebut.

“Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik,” kata Budi.

Selain membahas strategi program, pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan dua wakil kepala BGN yang baru. Nanik menilai kombinasi pengalaman yang dimiliki kedua wakilnya akan memperkuat tata kelola lembaga.

“Saya merasa senang karena didampingi seorang auditor keuangan yang berpengalaman 36 tahun, dan seorang jenderal yang akan mengawal saya,” ujarnya.

Nanik juga menegaskan bahwa kepemimpinan di BGN akan dijalankan secara kolektif dan kolegial. Setiap keputusan strategis akan dibahas bersama dengan para wakil kepala guna memastikan transparansi dan akuntabilitas organisasi.

“Saya hanya sebagai ketua kelas saja. Semua akan kami putuskan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Menkes menilai susunan pimpinan baru BGN memiliki kapasitas yang kuat untuk menjalankan program prioritas nasional tersebut. Menurutnya, pengalaman Agustina Arumsari di bidang audit dan pengelolaan keuangan menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola BGN.

Menutup pertemuan, Nanik menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kementerian Kesehatan. Ia berharap sinergi antara kedua lembaga terus diperkuat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Insya Allah kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.


Laporan: Slamet Riyadi

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Pemkot Bandung rencanakan sentra wisata kuliner di setiap kecamatan untuk mendorong PKL naik kelas.

Jawa Barat

Pemkot Bandung Siapkan Sentra Wisata Kuliner di Setiap Kecamatan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:31 WIB