Geger, Om Zein Dikabarkan Akan Dilaporkan Bang Ijo, Publik Bertanya Ada Apa?

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geger politik Purwakarta memanas. Om Zein dikabarkan akan dilaporkan Bang Ijo terkait dugaan kerugian hingga Rp35 miliar. Publik kini menunggu klarifikasi resmi dari kedua pihak.

Geger politik Purwakarta memanas. Om Zein dikabarkan akan dilaporkan Bang Ijo terkait dugaan kerugian hingga Rp35 miliar. Publik kini menunggu klarifikasi resmi dari kedua pihak.

PURWAKARTA | GEMPAR.co – Kabar mengejutkan datang dari dinamika politik Kabupaten Purwakarta. Hubungan antara Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein dengan Wakil Bupati Purwakarta Ijo Hapidin atau Bang Ijo dikabarkan tengah memanas.

Isu tersebut mencuat setelah beredarnya informasi bahwa pihak Bang Ijo tengah menyiapkan langkah hukum terhadap seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Meski belum ada pernyataan resmi yang secara langsung menyebut nama Om Zein, publik mulai mengaitkan kabar tersebut dengan hubungan politik keduanya yang belakangan disebut tidak lagi harmonis.

Situasi itu pun memantik perhatian masyarakat Purwakarta. Warga ramai mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di balik hubungan dua pimpinan daerah yang sebelumnya tampil kompak saat Pilkada Purwakarta.

Informasi yang berkembang menyebutkan, tim kuasa hukum Bang Ijo tengah mempersiapkan laporan pidana dan gugatan perdata terkait dugaan kerugian hingga Rp35 miliar.

Dalam sejumlah pemberitaan media, sosok yang dimaksud hanya disebut berinisial “S”. Dugaan itu memunculkan spekulasi luas di tengah publik.

Pernyataan Bang Ijo Jadi Sorotan

Memanasnya isu politik tersebut tidak lepas dari pernyataan Bang Ijo yang sebelumnya ramai beredar di media sosial.

Dalam pernyataannya, Bang Ijo mengaku selama menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta dirinya tidak pernah meminta proyek maupun ikut campur dalam urusan jabatan di lingkungan pemerintahan.

“Saya tidak minta proyek, tidak cawe-cawe jabatan,” ujar Bang Ijo dalam video yang beredar luas.

Pernyataan tersebut langsung memicu beragam tafsir politik. Sebagian masyarakat menilai ada ketegangan internal di tubuh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari kedua belah pihak terkait isu retaknya hubungan politik tersebut.

Dugaan Kerugian Rp35 Miliar

Kegaduhan semakin berkembang setelah tim hukum Bang Ijo mengungkap adanya dugaan kerugian hingga mencapai Rp35 miliar.

Kuasa hukum Bang Ijo menyebut pihaknya telah melayangkan somasi sebanyak dua kali kepada pihak terkait. Namun disebut belum mendapat tanggapan resmi.

Selain itu, tim hukum juga mengaku tengah memperkuat alat bukti sebelum membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Meski detail persoalan belum dibuka secara terang, isu ini langsung menjadi perbincangan hangat masyarakat Purwakarta, terutama di media sosial.

Sejumlah warga berharap polemik tersebut tidak berkembang menjadi konflik politik berkepanjangan yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan daerah.

Publik Menunggu Klarifikasi

Di tengah derasnya spekulasi, masyarakat kini menunggu penjelasan resmi dari Om Zein maupun Bang Ijo.

Pasalnya, pasangan yang sebelumnya dikenal dengan sebutan “ZeinJo” itu sempat menjadi simbol kekompakan politik di Purwakarta.

Kini publik bertanya-tanya, apakah kabar laporan hukum tersebut benar-benar akan berlanjut atau hanya bagian dari dinamika politik internal pemerintahan daerah.

Yang jelas, situasi politik Purwakarta saat ini tengah menjadi perhatian luas masyarakat.


Editor: Redaksi GEMPAR.co
Sumber: Delikjabar.com, Purwakarta.inews.id

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Mahfud MD dorong penelusuran dokumen dan peran KPU dalam polemik ijazah Gibran.

Laporan Khusus

Polemik Ijazah Gibran: Mahfud Dorong Penelusuran Dokumen dan Peran KPU

Minggu, 11 Okt 2026 - 05:26 WIB

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan wartawan berujung laporan polisi dan memicu sorotan insan pers.

Laporan Khusus

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan Wartawan Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:22 WIB