PPA TPOP dan PJT II Pastikan Kebutuhan Petani Pebayuran Terlayani

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPA TPOP bersama PJT II memantau kondisi jaringan irigasi dan kebutuhan petani di kawasan persawahan Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

PPA TPOP bersama PJT II memantau kondisi jaringan irigasi dan kebutuhan petani di kawasan persawahan Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

BEKASI | GEMPAR.CO — PPA TPOP bersama Perum Jasa Tirta II (PJT II), Asisten Manajer Lemah Abang, Unit Usaha Wilayah 1, turun langsung ke kawasan persawahan di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis, 17 September 2026. Kehadiran petugas itu untuk memantau kondisi jaringan dan memastikan kebutuhan petani dapat ditangani di lapangan.

Supervisor Pebayuran, Selo Pawoko, mengatakan petugas bersama PJT II siap memberikan pelayanan kepada masyarakat pertanian. “Kami bersama PJT II hadir dan siap melayani para petani,” ujar Selo saat ditemui di lokasi.

Selo mengatakan petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkomunikasi langsung dengan petani untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan di kawasan persawahan. Informasi tersebut menjadi bahan koordinasi untuk menentukan tindak lanjut.

Di sejumlah titik, petugas memeriksa kondisi jaringan yang menunjang aktivitas pertanian. Mereka mencermati kondisi fasilitas serta persoalan yang berpotensi mengganggu kegiatan petani.

Bagi masyarakat Pebayuran, ketersediaan air memiliki peran penting dalam proses budidaya. Petani membutuhkan pasokan yang memadai agar tanaman dapat tumbuh dan tahapan musim tanam berlangsung sesuai rencana.

Karena itu, komunikasi antara petugas dan petani menjadi bagian penting dalam pengelolaan jaringan. Petani dapat menyampaikan kondisi yang mereka temui secara langsung, sementara petugas memperoleh informasi faktual dari lapangan.

PJT II melalui Asmen Lemah Abang, Unit Usaha Wilayah 1, turut melakukan koordinasi bersama petugas PPA TPOP di kawasan tersebut. Koordinasi dilakukan untuk menjaga fungsi jaringan dan merespons kebutuhan masyarakat pengguna air.

Selo mengatakan pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan PJT II dan petani selama menjalankan tugas di wilayah Pebayuran.

“Kami terus berkoordinasi dengan PJT II dan petani untuk mengetahui kondisi di lapangan,” katanya.

Kawasan Pebayuran memiliki aktivitas pertanian yang menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat setempat. Karena itu, keberadaan sarana pendukung yang berfungsi baik menjadi salah satu kebutuhan dalam menjaga produktivitas lahan.

Kehadiran petugas secara langsung di kawasan persawahan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan sekaligus memperoleh tindak lanjut sesuai kondisi yang ditemukan.

Sinergi PPA TPOP, PJT II, dan petani diharapkan dapat menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian di Pebayuran serta mendukung produktivitas lahan hingga masa panen.


Laporan: Aceng Sobari

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru