SMAN 2 Kota Sukabumi Jadi Sekolah Unggulan Jabar, Pendaftaran Dibuka hingga 29 Mei

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI | GEMPAR.CO – SMAN 2 Kota Sukabumi resmi ditunjuk sebagai salah satu sekolah penyelenggara program Sekolah Maung (Manusia Unggul) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sekolah yang berlokasi di Jalan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi itu menjadi bagian dari 41 sekolah unggulan di Jawa Barat yang dipercaya menjalankan program tersebut.

Pendaftaran peserta didik baru program Sekolah Maung telah dibuka sejak 25 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 29 Mei 2026. Berbeda dengan sistem penerimaan reguler, proses seleksi program ini dilaksanakan lebih awal dengan skema tanpa zonasi, sehingga seluruh lulusan SMP di Jawa Barat memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar.

Humas SPMB SMAN 2 Kota Sukabumi, Shanny Santosa Wijaya, mengatakan pihak sekolah telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang guna mendukung kelancaran proses pendaftaran.

“Loket pendaftaran dan posko konsultasi bagi orang tua murid sudah kami operasikan sejak hari pertama pembukaan,” ujarnya.

Menurut Shanny, berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum pembukaan pendaftaran, termasuk sosialisasi bersama kepala sekolah, bidang kesiswaan, hingga operator SMP di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap program Sekolah Maung cukup tinggi karena tidak menerapkan sistem zonasi geografis yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian calon peserta didik.

Selain itu, pihak sekolah juga terus berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk mengantisipasi dinamika pelaksanaan di lapangan, termasuk penyesuaian petunjuk teknis (juknis).

Meski peminat cukup besar, daya tampung Sekolah Maung di SMAN 2 Kota Sukabumi terbilang terbatas. Sekolah hanya menyediakan kuota maksimal 384 siswa yang akan dibagi ke dalam 12 rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing 32 siswa per kelas.

Adapun sistem seleksi dibagi ke dalam tiga jalur utama. Jalur Potensi Akademik mendapat alokasi 10 persen dengan penilaian berbasis Tes Potensi Akademik serta syarat IQ minimal 130, kreativitas tinggi, dan komitmen belajar yang kuat.

Sementara Jalur Kompetensi Akademik menjadi jalur terbesar dengan kuota 70 persen. Penilaian dilakukan melalui gabungan nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik, serta rekam jejak prestasi akademik siswa.

Sedangkan Jalur Kompetensi Non-Akademik memperoleh kuota 20 persen bagi calon siswa yang memiliki kemampuan di bidang olahraga, seni, keagamaan, bahasa, maupun pengalaman organisasi seperti OSIS dan Pramuka.

Program Sekolah Maung juga menawarkan sistem pembelajaran terpadu yang memadukan Kurikulum Nasional, Kurikulum Internasional, dan Kurikulum Keahlian.

“Sebelum kegiatan belajar dimulai, para guru akan melakukan asesmen awal untuk memetakan kompetensi dasar, karakter, dan kebutuhan masing-masing siswa agar metode pembelajaran lebih efektif,” tambah Shanny.

Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, panitia sempat menghadapi kendala teknis akibat tingginya jumlah akses ke server pusat sehingga sistem mengalami gangguan sementara.

Pendaftaran Sekolah Maung dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun langsung di sekolah. Tahapan uji kompetensi dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 8 Juni 2026, serta daftar ulang peserta yang lolos pada 9 hingga 10 Juni 2026.


Laporan: Wawan Hermawan
Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Mahfud MD dorong penelusuran dokumen dan peran KPU dalam polemik ijazah Gibran.

Laporan Khusus

Polemik Ijazah Gibran: Mahfud Dorong Penelusuran Dokumen dan Peran KPU

Minggu, 11 Okt 2026 - 05:26 WIB

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan wartawan berujung laporan polisi dan memicu sorotan insan pers.

Laporan Khusus

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan Wartawan Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:22 WIB