KARAWANG | GEMPAR.CO – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran yang melanda kawasan Tokma, Kosambi, Kabupaten Karawang, pada Jumat (24/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah bangunan pertokoan dan sempat menjadi perhatian masyarakat setelah kobaran api yang membumbung tinggi terlihat dari berbagai sudut wilayah sekitar.
Melalui akun media sosial pribadinya, Bupati Aep mengawali pernyataannya dengan menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban terdampak. Ia berharap seluruh pihak yang mengalami kerugian diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas musibah kebakaran yang terjadi tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB di Tokma, Kosambi,” tulis Aep dalam unggahannya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menjelaskan, berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan pertokoan lain di sekitarnya. Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran bersama 27 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Dalam proses penanganan, petugas juga mendapat bantuan dari para relawan dan masyarakat sekitar yang ikut membantu mengamankan area kebakaran.
Menurut Aep, sinergi yang baik antara petugas dan relawan menjadi salah satu faktor penting yang membuat proses pemadaman berjalan efektif. Ia mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa mengenal waktu demi mencegah meluasnya kebakaran.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan respons cepat petugas, sebanyak lima unit armada bersama 27 personel Damkar yang dibantu para relawan berhasil memadamkan amukan si jago merah sehingga api tidak meluas ke area pertokoan lainnya,” ungkapnya.
Atas keberhasilan tersebut, Bupati Karawang menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas Dinas Pemadam Kebakaran, relawan, aparat keamanan, serta masyarakat yang turut membantu selama proses penanganan berlangsung. Menurutnya, kerja sama yang solid di lapangan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat Karawang.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi terjadinya kebakaran. Bupati mengimbau seluruh warga untuk secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha, memastikan penggunaan kompor sesuai standar keamanan, serta menghindari kelalaian yang dapat memicu munculnya api.
“Marilah kita tingkatkan kewaspadaan dan selalu memastikan instalasi listrik, kompor, serta sumber api lainnya dalam kondisi aman agar kejadian serupa dapat dicegah,” pesannya.
Peristiwa kebakaran tersebut sempat mengundang perhatian luas setelah rekaman video yang memperlihatkan kobaran api beredar di berbagai platform media sosial. Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Beruntung, kesigapan petugas berhasil mengendalikan situasi sehingga api tidak menyebar ke bangunan lain yang berada di kawasan pertokoan tersebut.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, proses pendataan terhadap kerugian materiil juga masih dilakukan oleh instansi terkait. Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan pascakebakaran serta memberikan dukungan sesuai kebutuhan kepada pihak-pihak yang terdampak. Musibah ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lingkungan rumah, tempat usaha, maupun fasilitas umum, sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Laporan: Joko Kusumah









