Silaturahmi Akbar SAHATI Digelar di Kedungwaringin, Dukungan untuk Hj. Tita Komala Menguat

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi Akbar SAHATI menjadi momentum mempererat kebersamaan dan konsolidasi dukungan bagi Hj. Tita Komala, S.Pd.I., menuju pembangunan Desa Kedungwaringin yang lebih maju dan sejahtera.

Silaturahmi Akbar SAHATI menjadi momentum mempererat kebersamaan dan konsolidasi dukungan bagi Hj. Tita Komala, S.Pd.I., menuju pembangunan Desa Kedungwaringin yang lebih maju dan sejahtera.

BEKASI | GEMPAR.CO – Kelompok relawan SAHATI (Sahabat Hj. Tita Komala) dijadwalkan menggelar Silaturahmi Akbar di wilayah Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi dan konsolidasi masyarakat yang memberikan dukungan kepada Hj. Tita Komala, S.Pd.I.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam poster kegiatan, Silaturahmi Akbar SAHATI akan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dijadwalkan bertempat di Lapangan Sepak Bola Gravici, RT 008/003.

Acara tersebut mengusung tema “Silaturahmi Akbar SAHATI – Sahabat Hj. Tita Komala”. Dalam poster juga tercantum narasi dukungan “2 periode membangun Desa Kedungwaringin”, yang menunjukkan adanya dorongan dari kelompok pendukung agar Hj. Tita Komala kembali mendapat kepercayaan masyarakat dalam agenda politik desa yang akan datang.

Kegiatan silaturahmi ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan antarpendukung, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk menyampaikan gagasan mengenai arah pembangunan Desa Kedungwaringin. Dalam konteks pemilihan kepala desa, masyarakat tentu membutuhkan informasi yang lebih konkret mengenai rekam jejak, program, visi, dan misi setiap figur yang akan mendapatkan dukungan.

Konsolidasi Pendukung

Kemunculan SAHATI menunjukkan adanya aktivitas konsolidasi di tingkat masyarakat menjelang agenda politik desa. Forum semacam ini biasanya menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara figur yang didukung dengan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi desa.

Bagi masyarakat, silaturahmi politik idealnya tidak berhenti pada dukungan terhadap figur. Pertemuan tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk membahas persoalan pembangunan desa secara terbuka, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, hingga transparansi pengelolaan pemerintahan desa.

Narasi 2 periode membangun Desa Kedungwaringin yang tercantum dalam materi kegiatan juga menjadi penting untuk diuji melalui capaian konkret. Masyarakat dapat melihat sejauh mana program pembangunan sebelumnya telah memberikan manfaat, program apa yang berhasil, apa yang belum tercapai, serta persoalan apa yang masih membutuhkan penyelesaian.

Dengan demikian, dukungan politik dapat berkembang menjadi diskusi yang lebih substantif mengenai masa depan Desa Kedungwaringin.

Visi yang Perlu Diperkuat

Dalam menghadapi agenda pemerintahan desa ke depan, salah satu gagasan visi yang relevan untuk dikedepankan adalah mewujudkan Desa Kedungwaringin yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Visi tersebut dapat diterjemahkan ke dalam pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan yang terbuka, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Namun, visi tersebut merupakan rumusan editorial/gagasan yang perlu dikonfirmasi kepada Hj. Tita Komala dan tim SAHATI untuk memastikan kesesuaiannya dengan visi resmi yang akan disampaikan kepada masyarakat.

Misi dan Arah Program

Sejalan dengan visi tersebut, sejumlah misi yang dapat menjadi bahan pembahasan dalam agenda politik desa antara lain:

Pertama, memperkuat pelayanan publik desa.
Pemerintahan desa diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan tidak diskriminatif kepada seluruh masyarakat.

Kedua, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.
Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), program pembangunan, serta penggunaan anggaran perlu disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan.

Ketiga, memperkuat pembangunan infrastruktur.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan, drainase, fasilitas umum, sarana olahraga, serta fasilitas pelayanan masyarakat perlu diarahkan berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas.

Keempat, meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemerintah desa dapat memperkuat UMKM, kelompok usaha masyarakat, pertanian, perdagangan, serta potensi ekonomi lokal agar mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga.

Kelima, memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
Program pendidikan, kepemudaan, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, serta peningkatan keterampilan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun desa dalam jangka panjang.

Keenam, meningkatkan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintahan desa diharapkan mampu memastikan program sosial dan pelayanan dasar dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.

Ketujuh, mengembangkan potensi pemuda dan olahraga.
Pemuda merupakan salah satu kekuatan penting dalam pembangunan desa. Karena itu, ruang kreativitas, kegiatan olahraga, organisasi kepemudaan, dan kegiatan produktif perlu mendapatkan perhatian.

Kedelapan, memperkuat partisipasi masyarakat.
Pembangunan desa idealnya dilakukan melalui proses yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.

Kesembilan, menjaga lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Pembangunan desa perlu memperhatikan kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, drainase, ruang publik, serta keberlanjutan lingkungan.

Kesepuluh, membangun pemerintahan desa yang responsif.
Pemerintah desa perlu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sehingga setiap persoalan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan terukur.

Rekam Jejak dan Program Menjadi Pertimbangan

Dalam kontestasi politik desa, dukungan masyarakat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kegiatan silaturahmi maupun konsolidasi pendukung. Rekam jejak, integritas, kemampuan mengelola pemerintahan, serta kejelasan program menjadi faktor penting yang dapat dipertimbangkan masyarakat.

Jika Hj. Tita Komala kembali mendapatkan dukungan untuk melanjutkan kepemimpinan, masyarakat tentu dapat meminta penjelasan mengenai capaian selama periode sebelumnya sekaligus target pembangunan untuk periode berikutnya.

Pertanyaan mengenai pembangunan yang telah selesai, program yang belum terealisasi, pengelolaan anggaran desa, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga rencana pembangunan ke depan menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas pilihan masyarakat.

Dengan demikian, slogan atau narasi dukungan 2 periode membangun Desa Kedungwaringin” dapat diikuti dengan penjelasan yang lebih konkret mengenai apa yang sudah dibangun, apa yang belum selesai, dan apa yang akan dilakukan pada periode berikutnya.

Hak Politik Masyarakat

Silaturahmi Akbar SAHATI juga menjadi bagian dari dinamika politik masyarakat di tingkat desa. Kehadiran kelompok pendukung merupakan bagian dari aktivitas politik masyarakat selama dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, masyarakat tetap memiliki hak untuk menentukan pilihan secara bebas tanpa tekanan maupun paksaan. Setiap calon dan kelompok pendukung juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga proses politik desa tetap berlangsung secara tertib, damai, dan sehat.

Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Karena itu, kontestasi politik desa idealnya diarahkan pada adu gagasan, rekam jejak, program, serta kemampuan masing-masing calon dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Silaturahmi Akbar SAHATI di Kedungwaringin pun diharapkan tidak sekadar menjadi ajang konsolidasi dukungan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan aspirasi masyarakat dengan gagasan pembangunan desa.

Masyarakat pada akhirnya dapat menilai sendiri figur mana yang dianggap memiliki kapasitas, integritas, pengalaman, serta visi pembangunan yang paling sesuai dengan kebutuhan Desa Kedungwaringin.

GEMPAR.CO akan terus mengikuti dinamika politik desa di Kabupaten Bekasi, termasuk agenda silaturahmi, konsolidasi masyarakat, penyampaian visi-misi, serta perkembangan para figur yang muncul menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa.


Laporan: Aceng Sobati

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ribuan Pendukung Hadiri Silaturahmi Akbar SAHATI di Lapangan Gravici
Hj. Nurhasanah Ajak Warga Karangpatri Satukan Pilihan untuk Desa yang Lebih Maju
Tamin Safei Usung Semangat Kebersamaan untuk Wujudkan Bantarsari Maju dan Sejahtera
Junaedi Usung Semangat Perubahan, Siap Bangun Karangjaya yang Maju dan Sejahtera
Mohon Doa Restu dan Dukungannya, A Tisin Siap Mengabdi untuk Mewujudkan Kertajaya Maju, Mandiri, Amanah, dan Sejahtera
Baban Subandi Ajak Warga Bersatu Membangun Desa Sukamakmur, Siap Maju pada Pilkades 2026–2034
Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang yang Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Dari Prajurit TNI hingga Pimpin Cimahi, Ini Perjalanan Politik Wali Kota Ngatiyana

Baca Juga

Minggu, 6 September 2026 - 04:20 WIB

Ribuan Pendukung Hadiri Silaturahmi Akbar SAHATI di Lapangan Gravici

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Silaturahmi Akbar SAHATI Digelar di Kedungwaringin, Dukungan untuk Hj. Tita Komala Menguat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Tamin Safei Usung Semangat Kebersamaan untuk Wujudkan Bantarsari Maju dan Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:03 WIB

Junaedi Usung Semangat Perubahan, Siap Bangun Karangjaya yang Maju dan Sejahtera

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:28 WIB

Mohon Doa Restu dan Dukungannya, A Tisin Siap Mengabdi untuk Mewujudkan Kertajaya Maju, Mandiri, Amanah, dan Sejahtera

Update Terbaru