SUMEDANG | GEMPAR.CO – Dony Ahmad Munir merupakan Bupati Sumedang yang dikenal aktif mendorong reformasi birokrasi, transformasi digital, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Lahir di Sumedang pada 5 Desember 1973, Dony merupakan putra daerah yang meniti pendidikan dasar hingga menengah di Sumedang sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTG). Ia kemudian meraih pendidikan magister dan doktoral di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.
Sebelum menjadi kepala daerah, Dony memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumedang, DPRD Provinsi Jawa Barat, hingga anggota DPR RI.
Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya mengenai tata kelola pemerintahan, penyusunan kebijakan publik, serta pengawasan pembangunan daerah.
Pada Pilkada Sumedang 2018, Dony Ahmad Munir terpilih sebagai Bupati Sumedang bersama Wakil Bupati Erwan Setiawan. Sejak awal masa kepemimpinannya, ia menempatkan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Salah satu langkah yang menonjol adalah percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Melalui digitalisasi layanan, pemerintah daerah berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Dony juga memperkenalkan konsep pembangunan “Sumedang Membumi” yang menekankan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga.
Di bidang ekonomi, Pemerintah Kabupaten Sumedang mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, serta ekonomi desa sebagai fondasi pembangunan daerah.
Selain itu, Dony menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan. Ia juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja secara profesional, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Dalam berbagai kesempatan, Dony menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi ukuran utama keberhasilan pemerintah daerah. Karena itu, inovasi, efisiensi, dan pemanfaatan teknologi terus menjadi fokus dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Sumedang.
Dengan pengalaman di legislatif dan eksekutif, Dony Ahmad Munir berupaya membawa Sumedang menjadi daerah yang lebih modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
Editor: Redaksi GEMPAR.CO












