Ketua AKPERSI Jabar Hadirkan Perhatian bagi Penyandang Disabilitas di Sukakarya

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AKPERSI DPD Jawa Barat Ahmad Syarifudin menyerahkan bantuan sembako kepada Yadi, warga penyandang disabilitas di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (3/10/2026).

Ketua AKPERSI DPD Jawa Barat Ahmad Syarifudin menyerahkan bantuan sembako kepada Yadi, warga penyandang disabilitas di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (3/10/2026).

BEKASI | GEMPAR.CO – Perhatian kepada sesama tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Kehadiran secara langsung, mendengarkan, dan membantu sesuai kemampuan dapat menjadi bentuk dukungan yang berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Hal itu dilakukan Ketua Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPD Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., saat menyambangi Yadi, warga penyandang disabilitas di Kampung Gili-Gili, RT 002/RW 006, Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (3/10/2026).

Ahmad datang bersama Ketua RT setempat dan membawa bantuan sembako untuk Yadi beserta keluarganya.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad juga didampingi H. Najib, Direktur PT RCU Cikarang, dan Iman Sahroni, Pj. Kepala Desa Bantarsari.

Melihat Kondisi Secara Langsung

Bagi Ahmad, kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi momentum untuk menyerahkan bantuan. Ia ingin melihat secara langsung kondisi Yadi dan keluarganya serta memahami kebutuhan mereka.

Ahmad mengatakan, membantu masyarakat yang berada dalam kondisi sulit merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

“Ini merupakan tugas dan kewajiban kita sebagai manusia untuk saling membantu, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujar Ahmad.

Menurutnya, dukungan kepada warga yang membutuhkan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat, dunia usaha, organisasi, serta berbagai unsur lainnya dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan memperhatikan mereka. Mari kita bersama-sama memberikan perhatian kepada masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan,” katanya.

Bantuan yang Berarti

Yadi dan keluarganya menyambut kedatangan tersebut dengan rasa syukur. Mereka menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan meluangkan waktu untuk datang secara langsung.

Bantuan sembako yang diberikan memang sederhana. Namun, bagi keluarga penerima, bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi tanda bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi keterbatasan.

Lebih dari bantuan materi, pertemuan tersebut memperlihatkan pentingnya membangun solidaritas di tengah masyarakat. Penyandang disabilitas merupakan bagian dari kehidupan sosial yang memiliki hak untuk memperoleh kesempatan, dukungan, dan perlakuan yang setara.

Karena itu, perhatian terhadap kelompok yang membutuhkan tidak seharusnya berhenti pada satu kegiatan. Dukungan dapat terus dibangun melalui lingkungan keluarga, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi sosial.

Kunjungan ke rumah Yadi menjadi gambaran sederhana bahwa aksi sosial dapat dimulai dari langkah yang dekat dan nyata: datang, melihat kondisi secara langsung, kemudian membantu sesuai kemampuan.

Bantuan bukan semata-mata terletak pada jumlahnya. Kehadiran dan ketulusan untuk berbagi juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa kemanusiaan di tengah masyarakat.

Laporan: Riki Bahtiar

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPD Bantarjaya Respons Aduan Warga soal Pohon Tua Rawan Tumbang
Warga Apresiasi Pj Kepala Desa Sumbereja, Semangat Siskamling Kembali Bangkit
KMP Minta Penjelasan Hasil Pengawasan Ketenagakerjaan di Purwakarta, Soroti Pengaduan Sejak 2022
Evaluasi Total MBG Dimulai, BGN Diminta Perkuat Pengawasan dan Kualitas Gizi
Moratorium Dapur MBG Dinilai Berisiko Picu Kekecewaan Publik, Karawang Masih Kekurangan SPPG
DPRD Jabar Terima Aspirasi LSM Prabhu Indonesia Jaya: Soroti Dana Hibah, Budaya, hingga Isu Lingkungan
Partisipasi Perusahaan Meningkat, Bantuan Hewan Kurban ke Pemkab Karawang Naik Tajam Dibanding Tahun Lalu
Pemkab Karawang Salurkan Hewan Kurban untuk Tekan Stunting Lewat Program ASN Berbagi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Ketua AKPERSI Jabar Hadirkan Perhatian bagi Penyandang Disabilitas di Sukakarya

Rabu, 30 September 2026 - 04:37 WIB

BPD Bantarjaya Respons Aduan Warga soal Pohon Tua Rawan Tumbang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:16 WIB

Warga Apresiasi Pj Kepala Desa Sumbereja, Semangat Siskamling Kembali Bangkit

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:03 WIB

KMP Minta Penjelasan Hasil Pengawasan Ketenagakerjaan di Purwakarta, Soroti Pengaduan Sejak 2022

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:50 WIB

Evaluasi Total MBG Dimulai, BGN Diminta Perkuat Pengawasan dan Kualitas Gizi

Berita Terbaru

Jaksa mengungkap dugaan penerimaan Rp203,46 miliar dalam perkara yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Dugaan Korupsi

Jaksa Ungkap Aliran Rp203,46 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah

Sabtu, 10 Okt 2026 - 06:00 WIB