Nenek Warga RT 09 Dusun Binajaya Menangis, Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan Pangan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengakuan seorang nenek warga RT 09 Dusun Binajaya, Desa Batujaya, Karawang, yang berharap mendapat perhatian dari pemerintah.

Pengakuan seorang nenek warga RT 09 Dusun Binajaya, Desa Batujaya, Karawang, yang berharap mendapat perhatian dari pemerintah.

KARAWANG | GEMPAR.CO – Seorang nenek lanjut usia warga RT 09 Dusun Binajaya, Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menangis saat menceritakan kondisi hidup yang dialaminya. Di usia senjanya, ia mengaku belum pernah menerima bantuan pangan dari pemerintah, meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Pengakuan itu disampaikan nenek tersebut saat mengenang adanya pembagian Program Bantuan Pangan (Bapang) di Desa Batujaya sekitar sepekan lalu. Menurutnya, ketika warga lain menerima bantuan beras, namanya tidak tercantum sebagai penerima manfaat.

Dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Saya tidak pernah dapat bantuan. Tidak punya beras,” ujarnya sambil menahan tangis.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan warga sekitar sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai ketepatan sasaran program bantuan pangan yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, penerima bantuan pangan pemerintah merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Kelompok penerima meliputi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, serta keluarga miskin atau rentan miskin yang telah ditetapkan melalui mekanisme pendataan pemerintah.

Secara umum, penerima bantuan pangan harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah, tergolong sebagai masyarakat berpenghasilan rendah atau masuk kategori miskin dan rentan miskin, serta tidak menerima bantuan sejenis secara ganda sesuai ketentuan program yang berlaku.

Merujuk pada ketentuan tersebut, kondisi yang dialami nenek warga RT 09 Dusun Binajaya itu perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Verifikasi dan validasi data perlu segera dilakukan untuk memastikan apakah yang bersangkutan telah terdaftar sebagai KPM atau justru belum masuk dalam basis data penerima bantuan sosial.

Warga berharap Pemerintah Desa Batujaya bersama instansi terkait segera turun tangan untuk mengecek langsung kondisi nenek tersebut. Apabila diketahui memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan namun belum terdata, pemerintah desa dapat mengusulkan namanya melalui mekanisme musyawarah desa untuk selanjutnya diproses dalam sistem pendataan sosial pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, GEMPAR.CO masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa Batujaya terkait status kepesertaan bantuan sosial nenek tersebut, termasuk langkah yang akan diambil untuk memastikan hak-haknya sebagai warga negara dapat terpenuhi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai program perlindungan sosial yang terus digulirkan, masih dimungkinkan terdapat warga yang belum tersentuh bantuan akibat persoalan administrasi maupun belum diperbaruinya data penerima manfaat. Karena itu, evaluasi dan pemutakhiran data secara berkala menjadi penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia.

Hingga berita ini diterbitkan, GEMPAR.CO masih berupaya mengonfirmasi Pemerintah Desa Batujaya dan pihak terkait mengenai status kepesertaan bantuan sosial nenek tersebut.


Laporan: Tusin Yudha 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Golkar Kabupaten Bekasi Bagikan Daging Kurban, Akhmad Marjuki Ajak Pengurus Tetap Solid dan Kompak
Pupuk Kujang Salurkan 51 Sapi dan 3 Domba Kurban, Wabup Karawang Apresiasi Komitmen Sosial Perusahaan

Baca Juga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:34 WIB

Nenek Warga RT 09 Dusun Binajaya Menangis, Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan Pangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:09 WIB

Golkar Kabupaten Bekasi Bagikan Daging Kurban, Akhmad Marjuki Ajak Pengurus Tetap Solid dan Kompak

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:45 WIB

Pupuk Kujang Salurkan 51 Sapi dan 3 Domba Kurban, Wabup Karawang Apresiasi Komitmen Sosial Perusahaan

Update Terbaru