Aep Syaepuloh Tegaskan Kasus Pelajar Tewas di Batujaya Bukan Bentrokan Suporter

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus pelajar tewas di Batujaya dipastikan bukan bentrokan suporter sepak bola. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan peristiwa tersebut merupakan murni tindak pembunuhan bermotif ekonomi dan persoalan pribadi.

Kasus pelajar tewas di Batujaya dipastikan bukan bentrokan suporter sepak bola. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan peristiwa tersebut merupakan murni tindak pembunuhan bermotif ekonomi dan persoalan pribadi.

KARAWANG | GEMPAR.co – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa kasus tewasnya seorang pelajar di Kecamatan Batujaya tidak berkaitan dengan bentrokan antar suporter sepak bola sebagaimana informasi yang sempat beredar di media sosial. Peristiwa tersebut dipastikan merupakan tindak pembunuhan yang dilatarbelakangi persoalan pribadi dan motif ekonomi.

Penegasan itu disampaikan Aep saat menghadiri konferensi pers bersama jajaran Polres Karawang pada Kamis (14/5). Dalam keterangannya, Aep meminta masyarakat tidak terpancing oleh berbagai spekulasi liar yang berkembang sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan aparat kepolisian.

“Ini bukan keributan suporter maupun antar pendukung sepak bola. Ini murni pembunuhan,” tegas Aep di hadapan awak media.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi justru dapat memperkeruh suasana dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengimbau warga agar menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum sebelum menyimpulkan sebuah peristiwa.

Aep juga mengapresiasi langkah cepat Polres Karawang yang berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat. Ia menyebut kerja cepat kepolisian penting untuk mencegah berkembangnya isu liar yang dapat menimbulkan keresahan publik.

“Kami apresiasi Polres Karawang karena dalam waktu cepat kasus ini berhasil diungkap. Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, pelaku sudah diamankan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang disampaikan pihak kepolisian, pelaku dan korban diketahui sudah saling mengenal sebelumnya karena berasal dari lingkungan sekolah yang sama. Dari keterangan aparat, pelaku disebut memiliki persoalan ekonomi dan terlilit utang.

Korban disebut sempat diajak berkeliling oleh pelaku sebelum akhirnya terjadi aksi pembunuhan. Fakta tersebut sekaligus membantah dugaan awal yang menyebut korban menjadi sasaran dalam bentrokan antar kelompok suporter sepak bola.

“Sudah dijelaskan Pak Kapolres bahwa pelaku memiliki persoalan ekonomi dan terlilit utang. Jadi tidak ada kaitannya dengan Persib maupun Persija,” kata Aep.

Ia kembali menekankan pentingnya masyarakat bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial. Menurutnya, informasi yang belum jelas kebenarannya dapat memicu stigma terhadap kelompok tertentu dan memperbesar potensi konflik sosial.

“Kami berharap masyarakat jangan cepat percaya terhadap informasi yang belum pasti. Hari ini semuanya sudah terungkap secara jelas,” tambahnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada kepolisian, Aep juga mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Pemerintah Kabupaten Karawang, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga kondusivitas wilayah dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan adil.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.


Laporan: Tim Investigasi | Editor: Redaksi GEMPAR.co

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

ASN Mangkir Terancam Tak Terima TPP, Bupati Karawang Siapkan Sanksi Tegas
Ketua Komisi III DPR Sebut Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Hukum dan Syariah
Wabup Pangandaran Gabung PSI, Bupati Citra: Itu Hak Politik Masing-masing
Sejarah dan Kiprah PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, 39 Tahun Mengalirkan Kehidupan
PERUMDAM Tirta Tarum Karawang Klaim Laba Bersih Naik Dua Kali Lipat dalam Tiga Tahun
KDM Siapkan Kota Tua Karawang, Alun-alun Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata Budaya
Purbaya: Pegawai PT DSI yang Kaya Mendadak Akan Dipecat
Guru Honorer SMA-SMK Swasta di Karawang Keluhkan Janji Tebus Ijazah KDM yang Belum Terealisasi
Berita ini 26 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 1 Juni 2026 - 16:29 WIB

ASN Mangkir Terancam Tak Terima TPP, Bupati Karawang Siapkan Sanksi Tegas

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:07 WIB

Ketua Komisi III DPR Sebut Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Hukum dan Syariah

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:35 WIB

Wabup Pangandaran Gabung PSI, Bupati Citra: Itu Hak Politik Masing-masing

Senin, 25 Mei 2026 - 21:24 WIB

Sejarah dan Kiprah PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, 39 Tahun Mengalirkan Kehidupan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:48 WIB

PERUMDAM Tirta Tarum Karawang Klaim Laba Bersih Naik Dua Kali Lipat dalam Tiga Tahun

Update Terbaru