Pendaftaran SPMB Jabar 2026 Tahap I Resmi Dibuka Hari Ini, Calon Murid Diminta Cermati Jadwal dan Persyaratan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | GEMPAR.CO – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB Negeri di Jawa Barat memasuki tahapan penting. Mulai Senin (15/6/2026), Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan resmi membuka pendaftaran SPMB Tahap I yang akan berlangsung hingga 19 Juni 2026.

Pembukaan tahap pertama ini dilakukan setelah berakhirnya proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), sebuah mekanisme baru yang diterapkan untuk membantu calon peserta didik mengetahui peluang diterima di sekolah tujuan berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat sebelumnya menjelaskan bahwa sistem pemetaan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran objektif mengenai peluang penerimaan siswa berdasarkan jarak domisili, nilai rapor, prestasi akademik maupun nonakademik, jalur pendaftaran yang dipilih, serta ketersediaan kuota di sekolah tujuan.

Bagi calon murid yang belum menentukan sekolah pilihan maupun jalur pendaftaran, pemerintah mengimbau agar segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi guna menghindari kendala selama proses seleksi berlangsung.

Jadwal Penting SPMB Jabar Tahap I

Berdasarkan jadwal resmi yang telah ditetapkan, tahapan SPMB Tahap I meliputi:

  • Registrasi: 15–19 Juni 2026
  • Verifikasi dokumen dan masa sanggah: 15–19 Juni 2026
  • Rapat dewan guru: 23 Juni 2026
  • Pengumuman hasil seleksi: 24 Juni 2026
  • Daftar ulang: 26–29 Juni 2026

Tahapan tersebut berlaku untuk penerimaan peserta didik baru pada SMA dan SMK Negeri di seluruh wilayah Jawa Barat.

Masih Ada Kesempatan di Tahap II

Bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos pada Tahap I, Disdik Jabar masih membuka kesempatan melalui SPMB Tahap II yang dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026.

Jadwal Tahap II meliputi:

  • Registrasi: 30 Juni–6 Juli 2026
  • Verifikasi dokumen dan masa sanggah: 30 Juni–6 Juli 2026
  • Rapat dewan guru: 8 Juli 2026
  • Pengumuman hasil seleksi: 10 Juli 2026
  • Daftar ulang: 13–14 Juli 2026

Dengan dua tahapan seleksi tersebut, pemerintah berharap seluruh calon murid memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh akses pendidikan di sekolah negeri.

Kuota Jalur Penerimaan SMA dan SMK

Untuk jenjang SMA Negeri, kuota penerimaan dibagi ke dalam empat jalur, yaitu:

  • Jalur Domisili: 35 persen
  • Jalur Prestasi: 30 persen
  • Jalur Afirmasi: 30 persen
  • Jalur Mutasi: 5 persen

Sementara pada jenjang SMK Negeri, komposisi kuota lebih menitikberatkan pada jalur prestasi, yakni:

  • Jalur Prestasi: 55 persen
  • Jalur Afirmasi: 30 persen
  • Jalur Domisili Terdekat: 10 persen
  • Jalur Mutasi: 5 persen

Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk memberikan ruang lebih besar bagi peserta didik yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik.

Persyaratan Setiap Jalur

Calon murid yang memilih jalur domisili wajib menyiapkan Kartu Keluarga yang telah diterbitkan minimal satu tahun sebelum pendaftaran, akta kelahiran, serta dokumen pendukung lainnya apabila terjadi perubahan data keluarga.

Untuk jalur prestasi, dokumen yang harus disiapkan antara lain nilai rapor semester 1 hingga semester 5, sertifikat prestasi, dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) khusus pendaftar SMA. Sementara peserta jalur prestasi SMK tidak diwajibkan mengikuti TKA.

Pada jalur mutasi, peserta harus melampirkan surat perpindahan tugas orang tua atau surat penugasan dari instansi terkait beserta dokumen pendukung lainnya.

Adapun jalur afirmasi diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, maupun peserta didik yang memiliki bakat istimewa dengan melampirkan bukti kepesertaan program bantuan sosial pemerintah dan dokumen pendukung lainnya.

Orang Tua Diminta Aktif Memantau Tahapan Seleksi

Dinas Pendidikan Jawa Barat mengingatkan para orang tua dan calon murid untuk terus memantau perkembangan proses SPMB serta memastikan seluruh dokumen telah diunggah dan diverifikasi sesuai ketentuan.

Keterlambatan registrasi maupun ketidaklengkapan berkas berpotensi menghambat proses seleksi dan mengurangi peluang diterima di sekolah negeri yang menjadi pilihan.

Dengan dimulainya pendaftaran Tahap I hari ini, calon murid dan orang tua diharapkan lebih cermat memperhatikan setiap tahapan agar proses penerimaan berjalan lancar dan transparan.


Laporan: Reza Maulana 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Pemkot Bandung rencanakan sentra wisata kuliner di setiap kecamatan untuk mendorong PKL naik kelas.

Jawa Barat

Pemkot Bandung Siapkan Sentra Wisata Kuliner di Setiap Kecamatan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:31 WIB