KARAWANG | GEMPAR.CO – Yayasan PYNM Ummu Hamdah menyelenggarakan tasyakuran yang dirangkaikan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kenaikan kelas, serta pelepasan siswa SMPIT Al-Azhar 24 dan SMAIT Ummu Hamdah Cendikia 02 Tahun Ajaran 2026 di Goncai 1, Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh orang tua siswa, dewan guru, alumni, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta didik. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada siswa yang telah menyelesaikan pendidikan maupun yang melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Rangkaian acara diisi dengan prosesi pelepasan siswa, penampilan tari, pertunjukan seni, serta berbagai atraksi yang dibawakan oleh para peserta didik. Seluruh penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada tahun ajaran 2026, sebanyak 78 peserta didik baru mengikuti kegiatan MPLS. Sementara itu, 62 siswa mengikuti rangkaian kegiatan kesiswaan yang telah disiapkan panitia sebagai bagian dari pembentukan karakter serta pengenalan budaya sekolah.
Kegiatan ini didukung oleh panitia, pembina Pramuka, serta 18 guru yang mendampingi peserta didik selama pelaksanaan acara. Sejumlah tokoh masyarakat juga turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Yayan, H. Abdul Abdis, Endang, Bambang, Hj. Nurata, serta para tenaga pendidik lainnya.
Kepala SMPIT Al-Azhar 24, Saidah Hutami Harum Asy, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tasyakuran menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua.
“Kami berharap peserta didik terus meningkatkan prestasi akademik sekaligus menjaga akhlak mulia. Pendidikan bukan hanya tentang nilai, tetapi juga membentuk karakter yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” ujar Saidah.
Hal senada disampaikan Kepala SMAIT Ummu Hamdah Cendikia 02, Toni, S.H.. Ia menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab dalam menyiapkan generasi yang mampu bersaing tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.
“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan akhlak yang baik,” kata Toni.
Sementara itu, Pembina Yayasan PYNM Ummu Hamdah, Ibnu Mahtumi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur atas berbagai capaian yang berhasil diraih sekolah selama satu tahun ajaran.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan orang tua dan masyarakat.
“Sinergi antara yayasan, guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga mampu melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ibnu.
Pimpinan Yayasan PYNM Ummu Hamdah, Ustaz Choerudin, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan pembelajaran, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi peserta didik.
Menurutnya, kegiatan tasyakuran dan MPLS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk membangun motivasi belajar sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta sebagai penanda dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 di lingkungan Yayasan PYNM Ummu Hamdah.
Laporan: Redaksi GEMPAR.CO









