SMAN 5 Karawang Ditunjuk Jadi Sekolah Maung dalam Program Pendidikan Unggulan Jabar

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 5 Karawang resmi ditunjuk sebagai Sekolah Manusia Unggul (Sekolah Maung) dalam program pendidikan unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai tahun ajaran 2026. Program ini mengedepankan jalur prestasi akademik dan non-akademik guna mencetak generasi unggul, kompetitif, dan berkarakter.

SMAN 5 Karawang resmi ditunjuk sebagai Sekolah Manusia Unggul (Sekolah Maung) dalam program pendidikan unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai tahun ajaran 2026. Program ini mengedepankan jalur prestasi akademik dan non-akademik guna mencetak generasi unggul, kompetitif, dan berkarakter.

KARAWANG | GEMPAR.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai merealisasikan program transformasi sekolah unggulan melalui pembentukan Sekolah Manusia Unggul atau “Sekolah Maung” yang akan diterapkan mulai tahun ajaran 2026. Salah satu sekolah yang ditunjuk dalam program tersebut ialah SMA Negeri 5 Karawang.

Penunjukan SMAN 5 Karawang dinilai sejalan dengan tingginya minat masyarakat terhadap sekolah tersebut selama beberapa tahun terakhir. Sekolah itu juga dikenal sebagai salah satu SMA negeri favorit di Kabupaten Karawang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, Dinas Pendidikan Jawa Barat telah melakukan pembahasan dan penetapan sekolah-sekolah yang akan masuk program Sekolah Maung sehingga dapat mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran mendatang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Sekolah Maung dirancang berbeda dari sekolah reguler. Selain tetap menggunakan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), proses seleksi akan lebih menitikberatkan pada jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik seperti olahraga dan bidang lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto menjelaskan, sekolah yang masuk kategori Sekolah Maung akan memulai pelaksanaan SPMB lebih awal dibanding sekolah reguler.

“Untuk Sekolah Maung, SPMB dimulai lebih dulu dan tidak ada lagi jalur domisili seperti di sekolah reguler,” ujarnya saat kegiatan Kick Off SPMB Jawa Barat SMA, SMK, dan SLB di Kompleks Olahraga Arcamanik, Kota Bandung, Senin (18/5/2026).

SPMB Sekolah Maung dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 29 Mei 2026. Sementara sekolah reguler tetap menggunakan jalur prestasi, domisili, dan perpindahan tugas orang tua dengan pelaksanaan tahap pertama pada 29 Mei–8 Juni 2026 dan tahap kedua pada 30 Juni–6 Juli 2026.

Purwanto menyebutkan, penentuan sekolah yang masuk program Sekolah Maung dilakukan berdasarkan usulan cabang dinas pendidikan serta hasil verifikasi tim di masing-masing kabupaten dan kota.

Menurutnya, program tersebut bertujuan mengembalikan citra sekolah negeri unggulan agar kembali menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi siswa berprestasi.

Ia juga menegaskan, program Sekolah Maung merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, khususnya bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

“Kalau mereka kemampuan ekonominya rendah tetapi berprestasi, mereka harus dilayani dengan baik oleh pemerintah,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk terhadap 41 sekolah yang telah ditetapkan pada tahap awal.

Selain SMAN 5 Karawang, sejumlah SMA dan SMK unggulan lain di Jawa Barat turut masuk dalam daftar Sekolah Maung, baik di tingkat SMA maupun SMK negeri.

Tingkat SMA

  • SMAN 2 Cibinong
  • SMAN 1 Bogor
  • SMAN 1 Depok
  • SMAN 1 Bekasi
  • SMAN 2 Tambun Selatan
  • SMAN 1 Subang
  • SMAN 1 Purwakarta
  • SMAN 5 Karawang
  • SMAN 2 Kota Sukabumi
  • SMAN 1 Pelabuhanratu
  • SMAN 1 Cisarua
  • SMAN 1 Cianjur
  • SMAN 3 Bandung
  • SMAN 5 Bandung
  • SMAN 3 Cimahi
  • SMAN 1 Soreang
  • SMAN 1 Sumedang
  • SMAN 1 Majalengka
  • SMAN 1 Sindang
  • SMAN 2 Cirebon
  • SMAN 1 Palimanan
  • SMAN 2 Kuningan
  • SMAN 1 Garut
  • SMAN 1 Tasikmalaya
  • SMAN 1 Singaparna
  • SMAN 1 Ciamis
  • SMAN 1 Banjar
  • SMAN 1 Parigi

Tingkat SMK

  • SMKN 1 Cibinong
  • SMKN 3 Bogor
  • SMKN 2 Kota Bekasi
  • SMKN 1 Cibadak
  • SMKN 1 Pacet
  • SMKN 1 Cimahi
  • SMKN 1 Katapang
  • SMKN 1 Majalengka
  • SMKN 1 Mundu
  • SMKN 1 Garut
  • SMKN 2 Tasikmalaya
  • SMKN 1 Pangandaran
  • SMKN 1 Tajug Gede Purwakarta

Laporan: Redaksi | Editor: Redaksi GEMPAR.co

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Bupati Karawang Gratiskan LKS, Orang Tua Siswa Kini Tak Perlu Lagi Keluarkan Biaya Tambahan
Meski Ada Surat Edaran, Paket PSAS Masih Dijual di SMPN 1 Tirtajaya, Orang Tua Mengeluh
LKS Gratis untuk Siswa SD-SMP di Karawang: Dari Mana Sumber Anggarannya? APBD, Dana BOS, atau Skema Lain?
Karawang Siapkan Lahan 7 Hektare di Tegalwaru untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
SPMB Jabar Tahap 1 Dikeluhkan, Disdik Tutup Sementara Pendaftaran
Al Fiqri Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru untuk Seluruh Jenjang Pendidikan
SPMB Dinilai Membingungkan, Humas SMAN 1 Rengasdengklok Akui Sekolah Kesulitan Ikuti Perubahan Sistem
Pendaftaran SPMB Jabar 2026 Tahap I Resmi Dibuka Hari Ini, Calon Murid Diminta Cermati Jadwal dan Persyaratan

Baca Juga

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01 WIB

Bupati Karawang Gratiskan LKS, Orang Tua Siswa Kini Tak Perlu Lagi Keluarkan Biaya Tambahan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Meski Ada Surat Edaran, Paket PSAS Masih Dijual di SMPN 1 Tirtajaya, Orang Tua Mengeluh

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:55 WIB

LKS Gratis untuk Siswa SD-SMP di Karawang: Dari Mana Sumber Anggarannya? APBD, Dana BOS, atau Skema Lain?

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:05 WIB

Karawang Siapkan Lahan 7 Hektare di Tegalwaru untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WIB

SPMB Jabar Tahap 1 Dikeluhkan, Disdik Tutup Sementara Pendaftaran

Update Terbaru