Hari Terakhir Pendaftaran Sekolah Maung, Orang Tua Berburu Kursi di SMA Favorit Bandung

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | GEMPAR.CO – Hari terakhir pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat disambut antusias oleh para orang tua siswa. Program yang digagas sebagai jalur alternatif masuk sekolah unggulan ini menjadi incaran masyarakat yang ingin memberikan peluang lebih besar bagi anaknya masuk SMA negeri favorit.

Di Kota Bandung, program Sekolah Maung diterapkan di dua sekolah unggulan, yakni SMAN 3 Bandung SMAN 5 Bandung. Berbeda dengan jalur penerimaan reguler, Sekolah Maung membuka kesempatan melalui tiga jalur seleksi, yaitu potensi akademik sebesar 10 persen, kompetensi akademik 70 persen, dan kompetensi non-akademik 20 persen.

Sejak dibuka, sejumlah orang tua terlihat mendatangi sekolah untuk memastikan kelengkapan syarat serta memahami teknis penilaian yang diterapkan dalam proses seleksi tersebut.

Salah seorang orang tua pendaftar, Edwin (52), warga Riung Bandung, mengaku sengaja memilih jalur Sekolah Maung sebagai langkah awal sebelum mencoba jalur penerimaan lainnya.

“Kami mencoba jalur SPMB Maung terlebih dahulu sebelum mengikuti jalur lainnya,” ujarnya saat mendampingi anaknya mendaftar di SMAN 5 Bandung, Jumat (29/5/2026).

Menurut Edwin, dirinya telah mempelajari sebagian besar petunjuk teknis pendaftaran. Namun, ia tetap datang langsung ke sekolah guna memperoleh penjelasan rinci terkait mekanisme seleksi.

“Saya sudah memahami sekitar 70 sampai 80 persen juknisnya, tetapi ingin memastikan langsung teknis pelaksanaan serta penilaian skor akademik maupun non-akademik,” katanya.

Program Sekolah Maung sendiri dinilai menjadi solusi baru bagi masyarakat, terutama setelah perubahan sistem penerimaan siswa yang tidak lagi mengandalkan zonasi sebagai faktor utama. Banyak orang tua memandang skema ini sebagai peluang lebih terbuka bagi siswa berprestasi untuk menembus sekolah favorit berdasarkan kemampuan dan kompetensi.

Tingginya minat masyarakat pada hari terakhir pendaftaran menunjukkan besarnya harapan terhadap sistem seleksi yang dianggap lebih kompetitif dan memberi kesempatan lebih adil bagi calon peserta didik di Jawa Barat.


Laporan: Reza Maulana 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Pemkot Bandung rencanakan sentra wisata kuliner di setiap kecamatan untuk mendorong PKL naik kelas.

Jawa Barat

Pemkot Bandung Siapkan Sentra Wisata Kuliner di Setiap Kecamatan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:31 WIB