KARAWANG | GEMPAR.CO – Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan lahan seluas 7 hektare di Kecamatan Tegalwaru untuk pembangunan Sekolah Rakyat, program pendidikan yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Marwah, mengatakan kebutuhan lahan yang semula ditetapkan 5 hektare kini bertambah menjadi 7 hektare setelah adanya penyesuaian dari Kementerian Sosial.
“Awalnya kami mengacu pada kebutuhan lahan lima hektare. Setelah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, kebutuhan lahan menjadi tujuh hektare sehingga lokasi di Kecamatan Tegalwaru tetap dipertahankan,” kata Marwah, Kamis (9/7/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, Pemkab Karawang telah memiliki lahan sekitar 3,8 hektare di lokasi tersebut. Sementara kekurangan lahan akan dipenuhi melalui pengadaan dengan membeli tanah milik warga.
Menurut Marwah, tambahan lahan untuk memenuhi kebutuhan hingga 7 hektare dapat dilakukan secara bertahap seiring proses pembangunan.
Dari total kebutuhan lahan tersebut, sekitar 5 hektare akan digunakan untuk pembangunan gedung utama Sekolah Rakyat. Adapun 2 hektare lainnya diperuntukkan bagi fasilitas penunjang, seperti sarana olahraga dan tempat ibadah.
Marwah mengatakan anggaran pengadaan lahan bersumber dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Karawang. Sementara pembangunan gedung, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta dukungan sumber daya manusia akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan proses pengadaan lahan selesai pada Juli 2026 agar pembangunan dapat masuk dalam tahap ketiga yang dijadwalkan dimulai pada Oktober mendatang.
Sebelumnya, Karawang direncanakan masuk dalam tahap kedua pembangunan Sekolah Rakyat pada Juli. Namun rencana tersebut mengalami penyesuaian karena proses penyediaan lahan dan kelengkapan administrasi belum sepenuhnya rampung.
Setelah proses pengadaan selesai, lokasi pembangunan akan menjalani verifikasi oleh Kementerian Sosial sebagai bagian dari penilaian kesiapan sebelum proyek dilaksanakan.
Pemkab Karawang berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga Sekolah Rakyat segera dibangun dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, di Kabupaten Karawang.
Laporan: Joko Kusumah









