Pj Kades Bantarjaya Dorong Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Kades Bantarjaya bersama BPD meninjau budidaya ikan untuk mendorong ketahanan pangan dan ekonomi warga.

Pj Kades Bantarjaya bersama BPD meninjau budidaya ikan untuk mendorong ketahanan pangan dan ekonomi warga.

BEKASI | GEMPAR.CO – Penjabat (Pj) Kepala Desa Bantarjaya, H. Mursidi, SE., MM., mendorong pengembangan budidaya ikan sebagai salah satu potensi desa untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Mursidi saat bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bantarjaya meninjau kegiatan budidaya ikan di Kampung Kedunglotong, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis, 1 Oktober 2026.

Peninjauan dilakukan usai rapat minggon perdana. Mursidi melihat kondisi kolam sekaligus berdialog dengan pengelola mengenai perkembangan dan kendala budidaya ikan yang tengah dikembangkan.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Kalau ada potensi yang bisa dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu akan kita dorong bersama,” kata Mursidi.

Menurut dia, budidaya ikan berpotensi menjadi kegiatan produktif yang tidak hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi warga.

“Kita berharap program ini dapat segera direalisasikan. Selain mendorong swasembada pangan, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Bantarjaya,” ujarnya.

Mursidi mengatakan pemerintah desa akan terus memetakan potensi yang dapat dikembangkan di wilayah Bantarjaya. Ia menilai dukungan BPD dan keterlibatan masyarakat diperlukan agar program pemberdayaan tersebut dapat berjalan secara optimal.

Peninjauan budidaya ikan menjadi salah satu langkah awal Mursidi sebagai Pj Kepala Desa Bantarjaya untuk melihat langsung potensi ekonomi masyarakat sekaligus menyerap kebutuhan di lapangan.

Laporan: Riki Bahtiar

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saldo Minimum Tabungan Mandiri, BRI, dan BNI Berlaku Oktober 2026, Cek Rinciannya
Menyisir 2.329 Bedah Rumah Karawang: Siapa Penerima, Bagaimana Realisasinya?
Industri Purwakarta Terus Tumbuh, SDM Lokal Masih Tertinggal: Siapa Menikmati Investasi?
Kopdes Merah Putih: Mampukah Menjadi Pilar Ekonomi Kerakyatan atau Sekadar Program Seremonial?
PPh Final UMKM Direvisi, Pemerintah Pangkas Penerima Fasilitas Pajak 0,5 Persen
OJK Tegaskan Jalur Pidana Jadi Opsi Terakhir dalam Penanganan Kredit Macet
CFN Indramayu Diperluas hingga Jalan Ahmad Yani, Pemkab Dorong UMKM dan Hidupkan Pasar Mambo

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Saldo Minimum Tabungan Mandiri, BRI, dan BNI Berlaku Oktober 2026, Cek Rinciannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Pj Kades Bantarjaya Dorong Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Sabtu, 26 September 2026 - 08:54 WIB

Menyisir 2.329 Bedah Rumah Karawang: Siapa Penerima, Bagaimana Realisasinya?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:42 WIB

Industri Purwakarta Terus Tumbuh, SDM Lokal Masih Tertinggal: Siapa Menikmati Investasi?

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:28 WIB

Kopdes Merah Putih: Mampukah Menjadi Pilar Ekonomi Kerakyatan atau Sekadar Program Seremonial?

Berita Terbaru

Jaksa mengungkap dugaan penerimaan Rp203,46 miliar dalam perkara yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Dugaan Korupsi

Jaksa Ungkap Aliran Rp203,46 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah

Sabtu, 10 Okt 2026 - 06:00 WIB