Sekolah Maung Jabar Mulai 2026, Pemprov Sulap 41 SMA-SMK Unggulan Jadi Pusat Talenta Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jawa Barat resmi menyiapkan program Sekolah Maung mulai tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 41 SMA dan SMK unggulan akan dikembangkan menjadi pusat talenta akademik, olahraga, seni, hingga industri kreatif untuk mencetak generasi unggul masa depan.

Pemprov Jawa Barat resmi menyiapkan program Sekolah Maung mulai tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 41 SMA dan SMK unggulan akan dikembangkan menjadi pusat talenta akademik, olahraga, seni, hingga industri kreatif untuk mencetak generasi unggul masa depan.

BANDUNG | GEMPAR.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menyiapkan program Sekolah Maung yang akan mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 41 sekolah negeri terdiri dari 28 SMA dan 13 SMK dipilih untuk dikembangkan menjadi sekolah unggulan berbasis prestasi akademik maupun non-akademik.

Program yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini tidak dilakukan dengan membangun sekolah baru, melainkan memaksimalkan sekolah-sekolah favorit yang sudah memiliki kualitas dan potensi unggul di masing-masing daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa penentuan sekolah dilakukan berdasarkan usulan dari Kantor Cabang Dinas (KCD) sebelum diverifikasi dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur.

“Cabang dinas yang lebih mengetahui kondisi sekolah di wilayahnya masing-masing. Setelah diverifikasi, itu menjadi dasar penerbitan SK Gubernur,” ujarnya.

Konsep Sekolah Maung disebut akan berbeda dari sekolah umum. Selain fokus pada prestasi akademik, sekolah ini juga akan membuka ruang lebih besar bagi siswa berprestasi di bidang olahraga, seni, hingga industri kreatif.

“Nanti ada kelas industri kreatif, kelas olahraga, kelas seni. Jadi bukan hanya akademik saja,” kata Dedi Mulyadi.

Pemprov Jabar juga berencana mengubah nama sekolah-sekolah tersebut menjadi Sekolah Maung, meski masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah akan melakukan sejumlah peningkatan fasilitas seperti penambahan ruang kelas, penguatan teknologi pembelajaran, peningkatan kualitas guru, hingga penyediaan sarana sesuai bidang minat siswa.

Beberapa sekolah yang masuk dalam program ini di antaranya SMA Negeri 5 Karawang, SMA Negeri 1 Purwakarta, SMA Negeri 3 Bandung, SMA Negeri 5 Bandung, hingga SMK Negeri 1 Cibadak dan SMK Negeri 1 Katapang.

Program Sekolah Maung diharapkan menjadi langkah strategis Pemprov Jawa Barat dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan kompetitif menuju 2027.


Laporan: Heri Juhaeri | Editor: Redaksi GEMPAR.co

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Wabah Hama Serang Pohon Kelapa di Karawang, Petani Desak Pemerintah Segera Bertindak
Disdik Jabar Uji Coba Aplikasi SPMB 2026, Targetkan 826 Ribu Lulusan SMP-MTs Terdata
Pedoman PPID Disdik Jabar Bisa Digugat, Ini Jalur Hukumnya Menurut UU Pers dan UU KIP
Berita ini 18 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 1 Juni 2026 - 15:56 WIB

Wabah Hama Serang Pohon Kelapa di Karawang, Petani Desak Pemerintah Segera Bertindak

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:44 WIB

Disdik Jabar Uji Coba Aplikasi SPMB 2026, Targetkan 826 Ribu Lulusan SMP-MTs Terdata

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:37 WIB

Sekolah Maung Jabar Mulai 2026, Pemprov Sulap 41 SMA-SMK Unggulan Jadi Pusat Talenta Siswa

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:31 WIB

Pedoman PPID Disdik Jabar Bisa Digugat, Ini Jalur Hukumnya Menurut UU Pers dan UU KIP

Update Terbaru