SPMB Sekolah “Maung” Resmi Dibuka Hari Ini, Pelayanan Luring Tetap Berjalan Meski Sistem Online Sempat Terkendala

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari pertama SPMB program Sekolah “Maung” di SMAN 5 Karawang dipadati calon peserta didik dan orang tua. Meski sistem pendaftaran online sempat mengalami gangguan, pelayanan luring tetap dibuka untuk membantu proses verifikasi hingga penginputan data peserta. Panitia menegaskan seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya dan masyarakat diminta mengikuti informasi resmi SPMB.

Hari pertama SPMB program Sekolah “Maung” di SMAN 5 Karawang dipadati calon peserta didik dan orang tua. Meski sistem pendaftaran online sempat mengalami gangguan, pelayanan luring tetap dibuka untuk membantu proses verifikasi hingga penginputan data peserta. Panitia menegaskan seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya dan masyarakat diminta mengikuti informasi resmi SPMB.

KARAWANG | GEMPAR.CO – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) program Sekolah “Maung” di SMAN 5 Karawang resmi dibuka pada Senin (25/5/2026). Pada hari pertama pelaksanaan, sejumlah calon peserta didik bersama orang tua memadati area pelayanan sekolah untuk melakukan pendaftaran maupun meminta bantuan dari panitia.

Sejak pagi, pelayanan SPMB di SMAN 5 Karawang terlihat ramai didatangi masyarakat. Kondisi tersebut terjadi di tengah kendala sistem pendaftaran online yang sempat mengalami gangguan saat diakses.

Ketua Panitia SPMB SMAN 5 Karawang, Maman Rohmana, mengatakan pihak sekolah tetap membuka pelayanan secara luring agar proses pendaftaran masyarakat tidak terhambat.

“Kami tetap melayani masyarakat yang datang langsung ke sekolah meski sistem online sempat mengalami gangguan,” ujar Maman kepada GEMPAR.CO.

Panitia membantu masyarakat mulai dari pengecekan data, verifikasi dokumen, hingga proses penginputan data ke dalam sistem pendaftaran. Sejumlah orang tua memanfaatkan pelayanan langsung tersebut untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi anak mereka telah sesuai.

Maman menegaskan seluruh proses pendaftaran program Sekolah “Maung” tidak dipungut biaya. Pelayanan luring dibuka hingga pukul 14.00 WIB, sedangkan layanan pendaftaran online tetap berlangsung sampai pukul 20.00 WIB.

Selain mengalami gangguan akses, sistem pendaftaran online juga sempat belum menampilkan pilihan sekolah untuk SMAN 5 Karawang. Kondisi tersebut membuat banyak calon peserta didik memilih datang langsung ke sekolah agar proses pendaftaran tetap dapat dilakukan.

Di tengah kendala sistem, laman resmi SPMB Sekolah “Maung” mulai menampilkan klasemen sementara penerimaan peserta didik berdasarkan jalur seleksi. Dalam sistem tercatat kuota jalur Potensi Akademik sebanyak 38 kursi, Kompetensi Akademik Rapor 192 kursi, Kompetensi Akademik Kejuaraan 77 kursi, serta Kompetensi Nonakademik sebanyak 77 kursi.

Secara keseluruhan, total kuota sementara yang disediakan mencapai 384 kursi. Namun hingga siang hari, sistem masih mencatat nol pendaftar di seluruh jalur karena proses pembaruan data masih berlangsung.

Pada tampilan laman tersebut juga tercantum keterangan bahwa data klasemen yang muncul bersifat sementara dan bukan hasil akhir penerimaan peserta didik.

Maman menjelaskan program Sekolah “Maung” hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki identitas kependudukan Jawa Barat atau KTP Jawa Barat.

Meski demikian, warga Jawa Barat yang saat ini menempuh pendidikan di luar provinsi tetap dapat mengikuti proses seleksi. Hanya saja, proses pendaftaran harus dilakukan secara langsung karena sistem online belum melayani pendaftaran dari luar daerah.

“Warga Jawa Barat yang sekolah di luar Jawa Barat tetap bisa mendaftar melalui jalur luring dan panitia akan melayani langsung di sekolah,” katanya.

Saat ini pihak sekolah terus berkoordinasi dengan operator sistem agar layanan pendaftaran online kembali normal. Panitia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi SPMB dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.


Laporan: Redaksi GEMPAR.CO 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Benarkah Karawang Kekurangan SMP, atau Tata Kelola Pendidikan yang Perlu Dievaluasi?
SPMB Jawa Barat: Ketika Transparansi Menjadi Barang Langka
Wabup Cianjur Soroti Dugaan PKBM Tak Jalankan Fungsi Pendidikan dengan Benar
Anggaran Rp39 Miliar di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jadi Sorotan, Paket Berlabel Pengadaan Langsung Dipertanyakan
70 Ribu Siswa Berpotensi Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Pemprov Jabar Siapkan Program Sekolah Swasta Gratis
Kabar Baik dari Kadisdik Jabar, 77 Ribu Calon Murid Tak Tertampung di Sekolah Negeri Digratiskan di Sekolah Swasta
Peran Kadisdik Jabar Disorot dalam Polemik SPMB 2026, Pengamat: Tanggung Jawab Melekat pada Pimpinan
SMA Pasundan Purwakarta Tegaskan Tidak Menahan Ijazah Lulusan, Dukung Penuh Kebijakan Gubernur Jabar

Baca Juga

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:33 WIB

Benarkah Karawang Kekurangan SMP, atau Tata Kelola Pendidikan yang Perlu Dievaluasi?

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:33 WIB

SPMB Jawa Barat: Ketika Transparansi Menjadi Barang Langka

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:56 WIB

Wabup Cianjur Soroti Dugaan PKBM Tak Jalankan Fungsi Pendidikan dengan Benar

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:12 WIB

Anggaran Rp39 Miliar di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jadi Sorotan, Paket Berlabel Pengadaan Langsung Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:08 WIB

70 Ribu Siswa Berpotensi Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Pemprov Jabar Siapkan Program Sekolah Swasta Gratis

Update Terbaru