Pendaftaran SPMB Sekolah Maung Ditutup, Jalur Rapor Diprediksi Bertambah dari Sisa Kuota Tidak Terpenuhi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan klasemen sementara SPMB Sekolah Maung di SMA Negeri 5 Karawang menunjukkan jalur Kompetensi Akademik Rapor menjadi jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak.

Tampilan klasemen sementara SPMB Sekolah Maung di SMA Negeri 5 Karawang menunjukkan jalur Kompetensi Akademik Rapor menjadi jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak.

KARAWANG | GEMPAR.CO – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup pada 29 Mei 2026. Berdasarkan data klasemen sementara yang ditampilkan dalam sistem sekolah, persaingan pada sejumlah jalur penerimaan masih didominasi jalur Kompetensi Akademik Rapor.

Dari pantauan GEMPAR.CO melalui data yang ditampilkan pada sistem sekolah per Jumat (30/5/2026), jalur Kompetensi Akademik Rapor tercatat memiliki 589 pendaftar untuk memperebutkan 192 kuota yang tersedia.

Sementara itu, jalur Kompetensi Nonakademik mencatat 203 pendaftar dengan kuota 77 kursi. Adapun jalur Kompetensi Akademik Kejuaraan tercatat diikuti 24 pendaftar dengan kuota 77 kursi, sedangkan jalur Potensi Akademik baru diikuti 5 pendaftar dengan kuota 38 kursi.

Kepala SMA Negeri 5 Karawang, Dr. Epul Saepul, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan seluruh tahapan pendaftaran berlangsung aman dan kondusif tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah selama proses pendaftaran situasi berjalan kondusif, pelayanan kepada masyarakat juga berjalan dengan baik sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” ujar Epul.

Ia menjelaskan, kuota yang tidak terpenuhi pada jalur tertentu nantinya akan dialihkan secara otomatis ke jalur Kompetensi Akademik Rapor sesuai mekanisme yang berlaku dalam sistem penerimaan.

“Apabila terdapat sisa kuota dari jalur yang tidak terpenuhi, maka secara otomatis akan berlimpah ke jalur rapor,” katanya.

Menurut Epul, mekanisme tersebut dilakukan agar seluruh kuota penerimaan peserta didik baru dapat terserap secara maksimal dan tidak ada kursi yang kosong.

Berdasarkan keterangan yang tercantum dalam sistem, data klasemen yang tampil saat ini masih bersifat sementara dan mengikuti pembaruan dari sumber klasemen sekolah. Hasil tersebut belum menjadi penetapan akhir penerimaan peserta didik baru karena masih menunggu proses verifikasi dan validasi data.

Sementara itu, berdasarkan informasi jadwal SPMB Jawa Barat 2026 yang dipublikasikan melalui sejumlah kanal informasi pendidikan, tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) berlangsung pada 29 Mei hingga 8 Juni 2026, sedangkan pengumuman hasil pemetaan dijadwalkan pada 12 Juni 2026. Setelah itu, proses SPMB Tahap 1 akan dilaksanakan pada pertengahan Juni 2026.

Pihak sekolah mengimbau para calon peserta didik dan orang tua untuk terus memantau informasi resmi melalui portal SPMB Jawa Barat guna memperoleh informasi terbaru terkait hasil seleksi, tahapan lanjutan, maupun jadwal daftar ulang. Informasi resmi layanan SPMB 2026 juga tersedia melalui portal Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan laman resmi SPMB Jabar.


Laporan: Redaksi GEMPAR.CO 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Benarkah Karawang Kekurangan SMP, atau Tata Kelola Pendidikan yang Perlu Dievaluasi?
SPMB Jawa Barat: Ketika Transparansi Menjadi Barang Langka
Wabup Cianjur Soroti Dugaan PKBM Tak Jalankan Fungsi Pendidikan dengan Benar
Anggaran Rp39 Miliar di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jadi Sorotan, Paket Berlabel Pengadaan Langsung Dipertanyakan
70 Ribu Siswa Berpotensi Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Pemprov Jabar Siapkan Program Sekolah Swasta Gratis
Kabar Baik dari Kadisdik Jabar, 77 Ribu Calon Murid Tak Tertampung di Sekolah Negeri Digratiskan di Sekolah Swasta
Peran Kadisdik Jabar Disorot dalam Polemik SPMB 2026, Pengamat: Tanggung Jawab Melekat pada Pimpinan
SMA Pasundan Purwakarta Tegaskan Tidak Menahan Ijazah Lulusan, Dukung Penuh Kebijakan Gubernur Jabar

Baca Juga

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:33 WIB

Benarkah Karawang Kekurangan SMP, atau Tata Kelola Pendidikan yang Perlu Dievaluasi?

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:33 WIB

SPMB Jawa Barat: Ketika Transparansi Menjadi Barang Langka

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:56 WIB

Wabup Cianjur Soroti Dugaan PKBM Tak Jalankan Fungsi Pendidikan dengan Benar

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:12 WIB

Anggaran Rp39 Miliar di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jadi Sorotan, Paket Berlabel Pengadaan Langsung Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:08 WIB

70 Ribu Siswa Berpotensi Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Pemprov Jabar Siapkan Program Sekolah Swasta Gratis

Update Terbaru