Program Seragam Gratis Pemkot Serang Sasar Lebih dari 20 Ribu Pelajar Negeri

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 20.595 siswa SD dan SMP negeri di Kota Serang diproyeksikan menerima bantuan seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut didanai APBD 2026 sebesar Rp2,5 miliar dan akan direalisasikan setelah proses SPMB selesai. (Ilustrasi/GEMPAR.CO)

Sebanyak 20.595 siswa SD dan SMP negeri di Kota Serang diproyeksikan menerima bantuan seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut didanai APBD 2026 sebesar Rp2,5 miliar dan akan direalisasikan setelah proses SPMB selesai. (Ilustrasi/GEMPAR.CO)

SERANG | GEMPAR.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP negeri pada tahun ajaran 2026/2027.

Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah tersebut ditargetkan menjangkau lebih dari 20 ribu pelajar negeri di seluruh wilayah Kota Serang. Selain membantu kebutuhan pendidikan, kebijakan ini juga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan bantuan seragam akan diberikan kepada peserta didik baru yang diterima di sekolah negeri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), siswa akan menerima seragam merah putih, sedangkan peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan memperoleh seragam putih biru.

“Program ini khusus diperuntukkan bagi siswa yang bersekolah di satuan pendidikan negeri,” ujar Ahmad Nuri.

Berdasarkan data Dindikbud Kota Serang, jumlah calon penerima bantuan diperkirakan mencapai 20.595 siswa. Dari jumlah tersebut, sekitar 12.000 siswa merupakan peserta didik baru tingkat SD negeri, sementara 8.595 lainnya berasal dari SMP negeri.

Seluruh penerima bantuan tersebar di berbagai sekolah negeri yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Serang.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk proses pengadaan seragam yang nantinya dibagikan kepada seluruh siswa penerima sesuai data hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ahmad Nuri menjelaskan, proses pengadaan baru akan dilakukan setelah tahapan penerimaan peserta didik selesai. Langkah itu dilakukan untuk memastikan jumlah seragam yang disediakan sesuai dengan kebutuhan riil serta menghindari potensi kekurangan maupun kelebihan pengadaan.

“Pengadaan dilakukan setelah penerimaan siswa baru selesai sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” katanya.

Melalui program seragam gratis ini, Pemkot Serang berharap seluruh siswa baru dapat memulai kegiatan belajar dengan lebih siap tanpa terbebani biaya pembelian seragam sekolah. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat.


Laporan: Adi Supriatna 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

LKS Gratis Karawang Disorot, Jiji Makriji Pertanyakan Klaim Anggaran Rp7 Miliar
Disdik Jabar Terbitkan Surat Larangan Penjualan Seragam dan Buku di SMA/SMK/SLB Negeri
Polemik SPMB Jabar 2026 Belum Usai, Pengamat Desak Pemprov Beri Kepastian Kuota dan Skema Pembiayaan Sekolah Swasta
Benarkah Karawang Kekurangan SMP, atau Tata Kelola Pendidikan yang Perlu Dievaluasi?
SPMB Jawa Barat: Ketika Transparansi Menjadi Barang Langka
Wabup Cianjur Soroti Dugaan PKBM Tak Jalankan Fungsi Pendidikan dengan Benar
Anggaran Rp39 Miliar di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jadi Sorotan, Paket Berlabel Pengadaan Langsung Dipertanyakan
70 Ribu Siswa Berpotensi Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Pemprov Jabar Siapkan Program Sekolah Swasta Gratis

Baca Juga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:40 WIB

LKS Gratis Karawang Disorot, Jiji Makriji Pertanyakan Klaim Anggaran Rp7 Miliar

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:39 WIB

Disdik Jabar Terbitkan Surat Larangan Penjualan Seragam dan Buku di SMA/SMK/SLB Negeri

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:35 WIB

Polemik SPMB Jabar 2026 Belum Usai, Pengamat Desak Pemprov Beri Kepastian Kuota dan Skema Pembiayaan Sekolah Swasta

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:33 WIB

Benarkah Karawang Kekurangan SMP, atau Tata Kelola Pendidikan yang Perlu Dievaluasi?

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:33 WIB

SPMB Jawa Barat: Ketika Transparansi Menjadi Barang Langka

Update Terbaru