Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pergantian Pimpinan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan yang berlangsung sejak dini hari itu dilakukan sehari setelah pemerintah melakukan pergantian pimpinan BGN.

Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan yang berlangsung sejak dini hari itu dilakukan sehari setelah pemerintah melakukan pergantian pimpinan BGN.

JAKARTA | GEMPAR.CO – Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, akses masuk ke gedung BGN ditutup selama proses penggeledahan berlangsung. Sejumlah petugas keamanan berjaga di area kantor, sementara para pegawai tampak menunggu di luar gedung karena belum diperkenankan masuk.

Petugas keamanan setempat menyebutkan bahwa tim Kejaksaan Agung telah berada di kantor BGN sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Adapun para pegawai mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB dan masih menunggu hingga proses penggeledahan selesai.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jefri Sitorus, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.

“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” kata Jefri saat dikonfirmasi, Rabu.

Namun, Kejaksaan Agung belum memberikan penjelasan mengenai perkara yang menjadi dasar penggeledahan maupun dokumen dan barang bukti yang sedang dicari penyidik.

Sehari Setelah Pergantian Pimpinan

Penggeledahan ini dilakukan sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di lingkungan BGN.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Selasa (2/6/2026) mengumumkan bahwa pemerintah memberhentikan Kepala BGN sebelumnya, Dadan Hindayana.

Selain Dadan, dua Wakil Kepala BGN, yakni Sudaryono dan M. Qodari, juga dicopot dari jabatannya.

Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN diisi oleh Dony Oskaria dan Arief Prasetyo Adi.

Menurut Prasetyo, pergantian pimpinan tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta tata kelola kelembagaan di lingkungan BGN.

Pemerintah berharap perubahan susunan pimpinan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan program-program yang dijalankan oleh BGN.

Hingga Rabu siang, proses penggeledahan masih berlangsung. Kejaksaan Agung juga belum menyampaikan keterangan lebih lanjut terkait hasil penggeledahan maupun perkembangan penyidikan yang sedang berjalan.


Laporan: Dani Sofyan 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

KPK Konstruksikan Dugaan Aliran Dana Rp3,5 Miliar dari Waskita kepada Eks Ketum HIPMI
KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Kuansing
Kejagung Bentuk Tim Khusus, Sembilan Jaksa Mulai Tangani Penyidikan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
ASN di Bandung Barat Ditahan, Kejari Ungkap Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp1,5 Miliar untuk Yayasan
Tiga Kasus Korupsi Seret Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Polri Sita Emas dan Valas Bernilai Miliaran
Kejagung Tetapkan Brigjen Polisi Aktif sebagai Tersangka, Ompreng hingga Motor Listrik Diduga Jadi Ladang Korupsi MBG
Penyidikan Kasus Korupsi MBG Mulai Menyasar Pengambil Keputusan Strategis
Polemik Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan BUMDes Baraya Mandiri Dilaporkan ke Polres Karawang

Baca Juga

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:47 WIB

KPK Konstruksikan Dugaan Aliran Dana Rp3,5 Miliar dari Waskita kepada Eks Ketum HIPMI

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:53 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Kuansing

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:12 WIB

Kejagung Bentuk Tim Khusus, Sembilan Jaksa Mulai Tangani Penyidikan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:16 WIB

ASN di Bandung Barat Ditahan, Kejari Ungkap Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp1,5 Miliar untuk Yayasan

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:31 WIB

Tiga Kasus Korupsi Seret Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Polri Sita Emas dan Valas Bernilai Miliaran

Update Terbaru