KARAWANG | GEMPAR.CO — Sembilan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sempat dihentikan sementara operasionalnya. Di tengah proses pembenahan tersebut, salah satu pengelola SPPG di Karawang diperiksa Kejaksaan Agung dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Karawang, Robi Sendriadi, membenarkan penghentian sementara sembilan dapur tersebut.
“Iya pak, perbaikan fasilitasnya,” kata Robi saat dikonfirmasi.
Menurut Robi, perbaikan mencakup sejumlah bagian dapur, mulai dari alur kerja, ruangan yang membutuhkan kondisi steril, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga peralatan.
“Perbaikan alur dapurnya, beberapa ruangan yang harus steril ditambah pintu dan tirai, IPAL, dan peralatan,” ujarnya.
Pengelola SPPG diberikan waktu sekitar 20 hingga 30 hari untuk menyelesaikan perbaikan. Jika belum selesai, batas waktu tersebut dapat diperpanjang.
Dari sembilan SPPG yang sempat dihentikan, satu di antaranya, SPPG Cikampek Barat 1, telah kembali beroperasi.
Sembilan SPPG tersebut meliputi Cikampek Barat 1, Cikampek Barat 2, Cikampek Selatan, Cikampek Timur, Kosambibatu Cilebar, Karyasari 2 Rengasdengklok, Rengasdengklok Selatan, Sukaharja 3 Telukjambe Timur, dan Citarik Tirtamulya.
SPPG Karawang Diperiksa Kejagung
Di sisi lain, Kejaksaan Agung tengah menyidik dugaan korupsi tata kelola program MBG di Badan Gizi Nasional periode 2025-2026.
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus memeriksa lima orang saksi. Salah satu saksi tersebut berasal dari SPPG Kabupaten Karawang.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan pemeriksaan tersebut.
“Penyidik Jampidsus telah melaksanakan kegiatan penyidikan berupa pemeriksaan lima orang saksi,” ujar Anang dalam keterangannya, Selasa, 22 September 2026.
Pemeriksaan saksi dari SPPG Karawang dilakukan ketika sejumlah dapur MBG di wilayah tersebut masih menjalani proses pembenahan fasilitas.
Hingga kini, perbaikan sejumlah dapur SPPG di Karawang masih berlangsung, sementara penyidikan Kejaksaan Agung terhadap dugaan korupsi tata kelola MBG terus berjalan.
Redaksi








