Diduga Buang Limbah ke Drainase, Usaha Kuliner di Purwakarta Disorot

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim investigasi menemukan dugaan pembuangan limbah cair langsung ke saluran drainase tanpa proses pengolahan di salah satu usaha kuliner di Purwakarta. Warga mengaku khawatir terhadap dampak pencemaran lingkungan dan gangguan sanitasi di sekitar lokasi.

Tim investigasi menemukan dugaan pembuangan limbah cair langsung ke saluran drainase tanpa proses pengolahan di salah satu usaha kuliner di Purwakarta. Warga mengaku khawatir terhadap dampak pencemaran lingkungan dan gangguan sanitasi di sekitar lokasi.

PURWAKARTA | GEMPAR.CO – Usaha kuliner Sate Maranggi Maskar Ajib di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah diduga membuang limbah cair langsung ke saluran drainase tanpa melalui proses pengolahan limbah.

Temuan tersebut mencuat setelah tim media melakukan peninjauan lapangan sebanyak tiga kali di lokasi usaha. Dalam pemantauan itu, terlihat aliran limbah yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan makanan mengarah langsung ke drainase umum di sekitar lokasi.

Selain limbah cair, tim media juga menemukan dugaan sisa sampah pengolahan daging kambing dan sapi di area pembuangan. Kondisi saluran drainase tampak menghitam dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Sejumlah warga sekitar mengaku terganggu dengan kondisi tersebut, terutama ketika aktivitas usaha sedang ramai.

“Kadang baunya cukup menyengat, terutama malam hari atau saat ramai pembeli,” kata seorang warga di sekitar lokasi yang enggan disebutkan identitasnya.

Pembuangan limbah tanpa pengolahan dinilai berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu sanitasi kawasan sekitar. Praktik tersebut juga diduga bertentangan dengan Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang melarang pembuangan limbah ke media lingkungan tanpa izin dan pengolahan sesuai ketentuan.

Tim media telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pengelola usaha. Namun hingga tiga kali kunjungan dilakukan, penanggung jawab usaha belum berhasil ditemui.

Sorotan turut mengarah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan dugaan pencemaran tersebut disebut belum mendapat tindak lanjut.

Seorang sumber yang mengikuti proses pelaporan meminta pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan di lapangan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran lingkungan.

“Kalau ada laporan dugaan pencemaran, seharusnya cepat dicek agar tidak menimbulkan dampak lebih luas,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola usaha maupun DLH Kabupaten Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembuangan limbah tersebut.


Laporan: Heri Juhaeri
Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati Mengapung di Sungai Irigasi Johar Karawang
Diduga Ada Pembuangan Limbah Cair ke Selokan di Bandung Barat, Aparat Diminta Selidiki
KMP Soroti Pengawasan DLH Purwakarta terhadap PT San Fu Indonesia

Baca Juga

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati Mengapung di Sungai Irigasi Johar Karawang

Senin, 25 Mei 2026 - 20:01 WIB

Diduga Buang Limbah ke Drainase, Usaha Kuliner di Purwakarta Disorot

Senin, 11 Mei 2026 - 16:50 WIB

Diduga Ada Pembuangan Limbah Cair ke Selokan di Bandung Barat, Aparat Diminta Selidiki

Senin, 11 Mei 2026 - 09:48 WIB

KMP Soroti Pengawasan DLH Purwakarta terhadap PT San Fu Indonesia

Update Terbaru