Disdik Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses PCMB 2026, Siapkan Solusi bagi 77 Ribu Calon Murid yang Belum Tertampung

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdik Jawa Barat memastikan data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 tetap aman meski sempat terjadi gangguan akses saat pengumuman hasil pemetaan.

Disdik Jawa Barat memastikan data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 tetap aman meski sempat terjadi gangguan akses saat pengumuman hasil pemetaan.

BANDUNG | GEMPAR.CO – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kendala akses yang terjadi pada sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 saat pengumuman hasil pemetaan, Sabtu (13/6/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengatakan gangguan akses tersebut terjadi karena tingginya jumlah masyarakat yang mengakses sistem secara bersamaan. Selain itu, tim teknis juga tengah melakukan optimalisasi fitur pengumuman untuk memastikan data yang ditampilkan akurat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para orang tua dan calon murid baru dalam mengakses pengumuman hasil PCMB,” kata Purwanto dalam konferensi pers, Sabtu malam.

Meski sempat mengalami kendala, Purwanto memastikan seluruh data calon murid tetap aman dan tidak mengalami gangguan.

“Kami memberikan jaminan penuh bahwa seluruh data pemetaan calon murid baru tersimpan dengan sangat aman. Tidak ada satu pun hak calon murid yang dirugikan secara administratif akibat proses penyempurnaan sistem ini,” ujarnya.

Menurut dia, tim teknis terus bekerja melakukan penyempurnaan sistem agar layanan dapat kembali diakses secara optimal oleh masyarakat.

Sekitar 77 Ribu Calon Murid Belum Tertampung

Selain menjelaskan gangguan teknis pada sistem PCMB, Disdik Jabar juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 77.000 calon murid yang belum tertampung di SMA dan SMK negeri di Jawa Barat.

Purwanto mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan para calon murid tersebut tetap memperoleh akses pendidikan.

“Anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri akan kami salurkan ke sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya perlindungan layanan pendidikan,” katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan sekolah swasta terus diperluas melalui koordinasi antara Cabang Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah swasta di berbagai daerah, khususnya wilayah yang memiliki jumlah calon murid belum tertampung cukup tinggi.

Bantuan Pembiayaan Pendidikan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan dukungan pembiayaan bagi siswa yang nantinya melanjutkan pendidikan di sekolah swasta mitra pemerintah.

Menurut Purwanto, bantuan tersebut dapat mencakup biaya Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) maupun Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah.

Selain itu, pemerintah terus mengembangkan layanan SMA Terbuka di sejumlah wilayah untuk memperluas akses pendidikan menengah.

“Melalui pelaksanaan PCMB, pemerintah berupaya memetakan calon murid secara menyeluruh agar mendapatkan layanan pendidikan sesuai dengan kondisi dan pilihan yang tersedia,” ujar Purwanto.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh anak di Jawa Barat tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Disdik Jabar mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap keamanan data maupun hasil pemetaan yang telah dilakukan.

Purwanto memastikan seluruh proses berlangsung secara akuntabel dan terus dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami memastikan data calon murid tetap aman dan tidak ada manipulasi dalam proses ini. Atas berbagai kendala yang terjadi, kami kembali memohon maaf dan akan terus melakukan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

Disdik Jabar berharap penyempurnaan sistem yang saat ini dilakukan dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat mengakses layanan PCMB dengan lebih lancar pada tahapan berikutnya.


Laporan: Reza Maulana 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Infrastruktur Irigasi 57 Poktan di Karawang
57 Kelompok Tani di Karawang Terima Bantuan Irigasi Perpompaan, Anggaran Capai Rp153 Juta per Titik
DPRD Karawang Desak Pemda Tegas Tagih Tunggakan Pajak Restoran Rp10 Miliar
Bupati Karawang Dorong Perda Lingkungan Hidup untuk Kendalikan Dampak Industri
Mendagri Minta Pemda Stop Rekrut Honorer, Agar Tidak Jadi Beban bagi Daerah
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis
Bantuan Beras 10 Kilogram Kembali Disalurkan, 33,2 Juta Keluarga Akan Terima Selama Tiga Bulan
PAD Karawang Naik 7,94 Persen, Pajak Daerah Jadi Mesin Utama Pendapatan di Tengah Turunnya Transfer Pusat
Berita ini 16 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Infrastruktur Irigasi 57 Poktan di Karawang

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:45 WIB

57 Kelompok Tani di Karawang Terima Bantuan Irigasi Perpompaan, Anggaran Capai Rp153 Juta per Titik

Senin, 15 Juni 2026 - 08:05 WIB

DPRD Karawang Desak Pemda Tegas Tagih Tunggakan Pajak Restoran Rp10 Miliar

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:32 WIB

Disdik Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses PCMB 2026, Siapkan Solusi bagi 77 Ribu Calon Murid yang Belum Tertampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:56 WIB

Bupati Karawang Dorong Perda Lingkungan Hidup untuk Kendalikan Dampak Industri

Update Terbaru