Dugaan Persoalan IPAL PT Metro Pearl Indonesia Disorot, KMP Desak Audit Independen dan Uji Laboratorium Pembanding

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan persoalan pengelolaan IPAL PT Metro Pearl Indonesia kembali menjadi sorotan publik. KMP mendesak audit independen dan uji laboratorium pembanding untuk memastikan transparansi dan kepatuhan lingkungan.

Dugaan persoalan pengelolaan IPAL PT Metro Pearl Indonesia kembali menjadi sorotan publik. KMP mendesak audit independen dan uji laboratorium pembanding untuk memastikan transparansi dan kepatuhan lingkungan.

PURWAKARTA | GEMPAR.co – Isu pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Metro Pearl Indonesia tengah menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara kondisi lapangan dan hasil uji laboratorium yang beredar.

Komunitas Madani Purwakarta (KMP) melalui Ketua Zaenal Abidin menyatakan adanya sejumlah indikasi yang dinilai perlu diuji secara terbuka dan independen, terutama terkait kapasitas pengolahan limbah dan volume pembuangan yang diduga tidak sepenuhnya sesuai izin lingkungan.

Menurut KMP, di tengah dugaan tingginya debit limbah industri, hasil uji laboratorium yang muncul justru menunjukkan nilai yang dinilai terlalu ideal. Kondisi tersebut memicu pertanyaan publik mengenai validitas pengawasan serta efektivitas sistem IPAL perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Publik berhak mengetahui apakah sistem IPAL benar-benar bekerja sesuai kapasitas riil dan apakah debit limbah yang dibuang masih sesuai dengan izin yang dimiliki perusahaan,” ujar Zaenal, Sabtu (23/5/2026).

Selain itu, KMP juga menyoroti dugaan belum optimalnya pemisahan limbah industri dan domestik serta perlunya penyesuaian dokumen perizinan kepada instansi terkait.

KMP mempertanyakan transparansi pihak perusahaan maupun instansi pengawas lingkungan dalam merespons isu tersebut. Menurut mereka, persoalan limbah tidak hanya menyangkut kepatuhan administratif, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap ada keterbukaan penuh agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” tambahnya.

Dalam pernyataan sikapnya, KMP mendesak dilakukan audit investigatif menyeluruh terhadap sistem IPAL, termasuk uji laboratorium pembanding oleh lembaga independen, pemeriksaan dokumen persetujuan teknis, serta evaluasi laporan swapantau perusahaan. Mereka juga meminta keterlibatan aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau manipulasi data lingkungan.

KMP turut meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta serta pihak perusahaan memberikan klarifikasi terbuka kepada publik guna menjaga transparansi pengawasan lingkungan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.


Laporan: Heri Juhaeri | Editor: Redaksi GEMPAR.co

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Polemik Pengupahan Purwakarta Masuki Babak Baru, Penyidik Periksa Pengawas Ketenagakerjaan dan Sejumlah Perusahaan
KMP Minta DLH Verifikasi Keselarasan Hasil Uji Air Limbah dengan Data Operasional Perusahaan
Dapur MBG Tanpa IPAL Bisa Disetop, BGN: Ribuan SPPG Pernah Kena Suspend
Di Balik Program MBG, Ada Kewajiban Pengolahan Limbah yang Tak Boleh Diabaikan
IPAL Terpasang di Dapur MBG Karang Bahagia, Efektivitas dan Kepatuhan Lingkungan Masih Menunggu Verifikasi
SPPG Karang Bahagia Bantah Tak Miliki IPAL, Klaim Pengelolaan Limbah Sudah Sesuai Ketentuan
LPK-AKI Adukan Dugaan Dapur MBG Tanpa IPAL ke Badan Gizi Nasional
LPK Anom Kalijaga Soroti Dugaan Pengelolaan IPAL Dapur MBG di Bekasi, Minta Pemerintah Lakukan Verifikasi

Baca Juga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB

Polemik Pengupahan Purwakarta Masuki Babak Baru, Penyidik Periksa Pengawas Ketenagakerjaan dan Sejumlah Perusahaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:19 WIB

KMP Minta DLH Verifikasi Keselarasan Hasil Uji Air Limbah dengan Data Operasional Perusahaan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:22 WIB

Dapur MBG Tanpa IPAL Bisa Disetop, BGN: Ribuan SPPG Pernah Kena Suspend

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:33 WIB

Di Balik Program MBG, Ada Kewajiban Pengolahan Limbah yang Tak Boleh Diabaikan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:08 WIB

IPAL Terpasang di Dapur MBG Karang Bahagia, Efektivitas dan Kepatuhan Lingkungan Masih Menunggu Verifikasi

Update Terbaru