Jejak Politik Dadang Supriatna, Dari Kepala Desa hingga Bupati

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berawal dari Kepala Desa Tegalluar, meniti karier legislatif, hingga dipercaya memimpin Kabupaten Bandung, Kang DS membawa semangat Bandung BEDAS: Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.

Berawal dari Kepala Desa Tegalluar, meniti karier legislatif, hingga dipercaya memimpin Kabupaten Bandung, Kang DS membawa semangat Bandung BEDAS: Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.

PERJALANAN politik Dadang Supriatna merupakan salah satu contoh mobilitas kepemimpinan daerah yang tumbuh dari level akar rumput. Pria yang akrab disapa Kang DS itu memulai pengabdiannya dari pemerintahan desa sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kabupaten Bandung sebagai bupati.

Lahir di Bandung pada 7 Agustus 1971, Dadang Supriatna tumbuh di lingkungan sederhana di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Ayahnya diketahui bekerja sebagai petani sekaligus pembuat batu bata. Kehidupan keluarga yang sederhana membentuk karakter pekerja keras yang kemudian menjadi bagian dari citra politiknya di masyarakat. Sebelum aktif penuh di dunia politik, ia juga pernah menjalankan usaha bahan bangunan sejak usia muda.

Aktif dari Organisasi Kepemudaan

Perjalanan organisasinya dimulai dari lingkungan desa. Dadang aktif dalam Karang Taruna dan kemudian terlibat dalam organisasi kepemudaan tingkat daerah. Ia juga pernah menjabat Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung. Aktivitas organisasi tersebut menjadi pintu masuk penting dalam membangun jaringan sosial dan politiknya.

Menjadi Kepala Desa Tegalluar

Karier politik formal Dadang Supriatna dimulai ketika terpilih sebagai Kepala Desa Tegalluar pada 1998. Ia memimpin desa selama dua periode. Dalam masa kepemimpinannya, Dadang dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat pembangunan berbasis desa.

Jabatan kepala desa menjadi fondasi penting dalam perjalanan politiknya. Dari level inilah ia mulai dikenal luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya wilayah Bandung Timur.

Masuk DPRD Kabupaten Bandung

Pada Pemilu 2009, Dadang Supriatna terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Golkar. Ia kemudian kembali memperoleh mandat pada periode berikutnya. Selama menjadi legislator daerah, ia menempati sejumlah posisi strategis, di antaranya:

  • Sekretaris Fraksi Golkar,
  • Ketua Fraksi Golkar,
  • anggota Badan Anggaran,
  • serta Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Bandung.

Periode ini menjadi fase penting dalam penguatan pengaruh politiknya di tingkat kabupaten. Ia mulai dikenal sebagai figur politik lokal dengan basis akar rumput yang kuat.

Naik ke DPRD Jawa Barat

Karier politik Dadang berlanjut ke tingkat provinsi setelah terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2019. Ia duduk di Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat.

Namun masa jabatan tersebut tidak berlangsung lama karena ia memutuskan maju dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Keluar dari Golkar dan Bergabung dengan PKB

Salah satu momen paling menentukan dalam perjalanan politik Dadang Supriatna terjadi ketika ia tidak memperoleh rekomendasi pencalonan dari Partai Golkar untuk Pilkada Kabupaten Bandung. Situasi itu membuatnya keluar dari Golkar dan kemudian bergabung dengan PKB.

Langkah politik tersebut menjadi titik balik yang menentukan arah kariernya.

Menang Pilkada Kabupaten Bandung 2020

Dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Dadang Supriatna berpasangan dengan Sahrul Gunawan. Pasangan ini diusung koalisi PKB, NasDem, Demokrat, dan PKS.

Mereka berhasil memenangkan Pilkada dengan perolehan lebih dari 928 ribu suara sah atau sekitar 56 persen suara. Setelah melalui proses sengketa hasil pilkada di Mahkamah Konstitusi, Dadang Supriatna resmi dilantik menjadi Bupati Kabupaten Bandung pada 26 April 2021.

Mengusung “Bandung BEDAS”

Dalam kepemimpinannya, Dadang Supriatna mengusung visi “Bandung BEDAS”, singkatan dari:

  • Bangkit,
  • Edukatif,
  • Dinamis,
  • Agamis,
  • Sejahtera.

Sejumlah program yang kerap dikaitkan dengan pemerintahannya antara lain:

  • Gerakan Tutup Lobang (GTL),
  • bantuan pinjaman tanpa bunga untuk UMKM,
  • subsidi sektor pertanian,
  • pembangunan infrastruktur,
  • serta digitalisasi pelayanan publik.

Figur Politik Akar Rumput

Perjalanan Dadang Supriatna dari kepala desa hingga bupati sering dipandang sebagai representasi politik lokal berbasis pengalaman lapangan. Ia dikenal sebagai figur yang tumbuh dari struktur pemerintahan bawah, bukan dari dinasti politik besar.

Dengan pengalaman mulai dari pemerintahan desa, legislatif kabupaten, legislatif provinsi, hingga kepala daerah, Dadang Supriatna kini menjadi salah satu tokoh politik yang memiliki pengaruh cukup besar dalam dinamika politik Kabupaten Bandung dan Jawa Barat.


Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang yang Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Dari Prajurit TNI hingga Pimpin Cimahi, Ini Perjalanan Politik Wali Kota Ngatiyana
Muhammad Farhan Dari Dunia Penyiaran hingga Memimpin Kota Kembang Bandung
Dari Panggung Musik ke Kursi Pemerintahan, Jejak Hidup Jeje Govinda hingga Menjadi Bupati Bandung Barat
Profil Supian Suri: Dari Birokrat Karier hingga Menjadi Wali Kota Depok
Reynaldy Putra Andita: Bupati Muda Subang yang Menjadi Sorotan Politik Jawa Barat
Endang “Macan Kumbang” Siap Maju Periode Ketiga di Pilkades Mulyajaya 2026
Dari Dunia Hiburan ke Pendopo Indramayu, Perjalanan Lucky Hakim Menjadi Pemimpin Daerah

Baca Juga

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:48 WIB

Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang yang Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:23 WIB

Dari Prajurit TNI hingga Pimpin Cimahi, Ini Perjalanan Politik Wali Kota Ngatiyana

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:28 WIB

Muhammad Farhan Dari Dunia Penyiaran hingga Memimpin Kota Kembang Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:12 WIB

Jejak Politik Dadang Supriatna, Dari Kepala Desa hingga Bupati

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:21 WIB

Dari Panggung Musik ke Kursi Pemerintahan, Jejak Hidup Jeje Govinda hingga Menjadi Bupati Bandung Barat

Update Terbaru