Profil Supian Suri: Dari Birokrat Karier hingga Menjadi Wali Kota Depok

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Dari pengabdian panjang di birokrasi menuju kepemimpinan untuk perubahan.
Supian Suri hadir membawa semangat pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, dan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif demi Depok yang maju, nyaman, dan sejahtera.”

“Dari pengabdian panjang di birokrasi menuju kepemimpinan untuk perubahan. Supian Suri hadir membawa semangat pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, dan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif demi Depok yang maju, nyaman, dan sejahtera.”

SOSOK Supian Suri menjadi perhatian publik setelah memenangkan Pemilihan Wali Kota Depok 2024 dan resmi memimpin Kota Depok untuk periode 2025–2030. Berasal dari jalur birokrasi, Supian dikenal sebagai figur yang tumbuh dan berkembang di lingkungan pemerintahan daerah sebelum akhirnya memasuki dunia politik praktis.

Perjalanan panjangnya di birokrasi membuat Supian dinilai memahami persoalan pemerintahan, pelayanan publik, hingga dinamika pembangunan Kota Depok yang terus berkembang sebagai kawasan penyangga ibu kota.

Lahir dari Lingkungan yang Dekat dengan Pelayanan Masyarakat
Supian Suri lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 27 Februari 1975. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan aktivitas pelayanan masyarakat. Ayahnya diketahui pernah menjabat sebagai kepala desa di wilayah Kalimulya, yang kini menjadi bagian dari Kota Depok.

Lingkungan tersebut disebut memberikan pengaruh besar terhadap cara pandang dan karakter kepemimpinannya. Sejak muda, Supian terbiasa melihat langsung hubungan antara pemerintah dan masyarakat di tingkat bawah.

Kedekatan dengan kehidupan warga membuat dirinya dikenal memiliki pendekatan yang relatif komunikatif dan memahami persoalan sosial masyarakat perkotaan.

Menempuh Pendidikan Pemerintahan

Dalam bidang pendidikan, Supian memilih jalur pemerintahan sebagai fokus utama studinya. Ia menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), lembaga pendidikan yang banyak melahirkan pejabat pemerintahan dan kepala daerah di Indonesia.

Dari institusi tersebut, Supian mempelajari administrasi pemerintahan, tata kelola daerah, hingga sistem birokrasi modern. Pendidikan tersebut kemudian menjadi landasan dalam perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara.

Selain pendidikan kedinasan, Supian juga melanjutkan studi di bidang manajemen dan pemerintahan hingga menyelesaikan pendidikan doktoral pada 2024.

Perpaduan pengalaman akademik dan praktik birokrasi selama bertahun-tahun menjadikan dirinya dikenal sebagai birokrat dengan pendekatan teknokratis dan administratif.

Memulai Karier sebagai ASN

Karier Supian Suri dimulai sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada akhir 1990-an. Sebelum berkiprah di Depok, ia sempat bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Pada tahun 2000, Supian bergabung dengan Pemerintah Kota Depok. Saat itu, Depok masih dalam tahap pengembangan sebagai daerah otonom yang terus membangun sistem pemerintahan dan infrastruktur perkotaan.

Di lingkungan Pemerintah Kota Depok, Supian menjalani berbagai posisi birokrasi secara bertahap. Ia pernah menjabat sebagai ajudan wakil wali kota, lurah, kepala bidang, hingga kepala dinas.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan.

Pengalaman lintas sektor tersebut membuat Supian memiliki pemahaman yang cukup luas terhadap tata kelola pemerintahan daerah, pembangunan infrastruktur, hingga pelayanan publik.

Menjadi Sekretaris Daerah Kota Depok

Karier birokrasi Supian mencapai titik penting ketika dirinya dipercaya menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok pada 2021.

Sebagai sekda, ia memiliki tanggung jawab dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah serta memastikan sinkronisasi kebijakan antarorganisasi perangkat daerah.

Posisi tersebut juga menjadikan Supian sebagai salah satu pejabat paling strategis di lingkungan Pemerintah Kota Depok sebelum akhirnya memutuskan maju dalam kontestasi politik.

Pengalamannya sebagai sekda dinilai memperkuat pemahamannya terhadap persoalan birokrasi, pengelolaan anggaran daerah, hingga koordinasi pembangunan kota.

Memasuki Kontestasi Politik

Keputusan Supian Suri untuk maju dalam Pilkada Depok 2024 menarik perhatian publik karena dirinya dikenal sebagai birokrat karier yang relatif lama berada di lingkungan pemerintahan.

Dalam Pilkada Depok 2024, Supian maju bersama Chandra Rahmansyah.
Pasangan tersebut mengusung visi pembangunan yang berfokus pada pelayanan publik, pembenahan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta tata kelola pemerintahan yang lebih responsif.

Selama masa kampanye, Supian menampilkan diri sebagai figur yang memahami kondisi internal pemerintahan sekaligus persoalan masyarakat karena telah puluhan tahun bekerja di lingkungan Pemkot Depok.

Menang Pilkada dan Memimpin Depok

Berdasarkan hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, pasangan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah berhasil memenangkan Pilkada Depok 2024.

Kemenangan tersebut dipandang sebagai momentum perubahan politik di Kota Depok setelah dinamika politik yang berlangsung cukup panjang dalam beberapa periode sebelumnya.

Sejumlah pengamat menilai keberhasilan Supian tidak hanya dipengaruhi faktor politik, tetapi juga citranya sebagai birokrat berpengalaman yang memahami tata kelola pemerintahan daerah.

Fokus Kepemimpinan

Sebagai Wali Kota Depok, Supian Suri membawa fokus pembangunan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pembenahan infrastruktur kota, penanganan kemacetan, hingga pengembangan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Ia juga menghadapi tantangan besar sebagai pemimpin kota penyangga Jakarta yang terus mengalami pertumbuhan penduduk dan urbanisasi cukup tinggi.

Persoalan tata ruang, transportasi, lingkungan, dan kebutuhan pelayanan publik menjadi agenda penting dalam masa pemerintahannya.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di birokrasi pemerintahan, Supian Suri kini dihadapkan pada harapan masyarakat untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, terbuka, dan adaptif terhadap kebutuhan warga Kota Depok.


Editor: Redaksi GEMPAR.co

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang yang Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Dari Prajurit TNI hingga Pimpin Cimahi, Ini Perjalanan Politik Wali Kota Ngatiyana
Muhammad Farhan Dari Dunia Penyiaran hingga Memimpin Kota Kembang Bandung
Jejak Politik Dadang Supriatna, Dari Kepala Desa hingga Bupati
Dari Panggung Musik ke Kursi Pemerintahan, Jejak Hidup Jeje Govinda hingga Menjadi Bupati Bandung Barat
Reynaldy Putra Andita: Bupati Muda Subang yang Menjadi Sorotan Politik Jawa Barat
Endang “Macan Kumbang” Siap Maju Periode Ketiga di Pilkades Mulyajaya 2026
Dari Dunia Hiburan ke Pendopo Indramayu, Perjalanan Lucky Hakim Menjadi Pemimpin Daerah
Berita ini 13 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:48 WIB

Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang yang Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:23 WIB

Dari Prajurit TNI hingga Pimpin Cimahi, Ini Perjalanan Politik Wali Kota Ngatiyana

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:28 WIB

Muhammad Farhan Dari Dunia Penyiaran hingga Memimpin Kota Kembang Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:12 WIB

Jejak Politik Dadang Supriatna, Dari Kepala Desa hingga Bupati

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:21 WIB

Dari Panggung Musik ke Kursi Pemerintahan, Jejak Hidup Jeje Govinda hingga Menjadi Bupati Bandung Barat

Update Terbaru