Penanganan Dugaan Kasus Ruislag Ramayana Karawang Dipertanyakan Publik

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan dugaan kasus ruislag Ramayana/Ciplaz Karawang kembali menjadi perhatian publik usai penggeledahan dan pemeriksaan yang dilakukan Kejati Jawa Barat.
Ilustrasi foto: GEMPAR.CO

Penanganan dugaan kasus ruislag Ramayana/Ciplaz Karawang kembali menjadi perhatian publik usai penggeledahan dan pemeriksaan yang dilakukan Kejati Jawa Barat. Ilustrasi foto: GEMPAR.CO

KARAWANG | GEMPAR.CO – Penanganan dugaan kasus ruislag atau tukar guling aset daerah yang berkaitan dengan kawasan Ramayana/Ciplaz Karawang kembali menjadi perhatian publik. Perkara yang sempat ramai setelah adanya proses penyelidikan dan penggeledahan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat itu hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun GEMPAR.CO dari sejumlah sumber dan pemberitaan sebelumnya, dugaan persoalan dalam proses ruislag tersebut mulai mencuat sejak 2023. Sejumlah pihak menyoroti mekanisme tukar guling aset milik Pemerintah Kabupaten Karawang dengan pihak swasta yang dinilai perlu dikaji secara transparan.

Isu yang menjadi perhatian publik di antaranya menyangkut proses administrasi, penilaian aset, hingga kesesuaian nilai tukar aset yang dilakukan dalam proses ruislag tersebut.

Pada 2024, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diketahui sempat melakukan penggeledahan dan pemeriksaan sejumlah pihak terkait guna mengumpulkan dokumen serta keterangan yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan.

Langkah tersebut saat itu mendapat perhatian luas masyarakat karena dinilai menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pengelolaan aset daerah.

Namun, hingga saat ini belum terdapat informasi resmi terkait perkembangan terbaru perkara tersebut, termasuk hasil pendalaman penyidik maupun kemungkinan peningkatan status hukum kasus.

Sejumlah aktivis dan pemerhati kebijakan publik di Karawang berharap proses penanganan perkara dapat berjalan secara transparan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Publik tentu berharap ada kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut,” ujar salah satu pemerhati kebijakan publik di Karawang.

Selain itu, masyarakat juga menunggu penjelasan resmi terkait proses valuasi atau penilaian aset yang menjadi bagian dari mekanisme tukar guling tersebut.

Pengamat kebijakan publik menilai keterbukaan informasi penting dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola aset daerah dan proses penegakan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, GEMPAR.CO masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait perkembangan terbaru penanganan perkara tersebut.


Laporan: Tim Investigasi
Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kejagung Segera Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Status Justice Collaborator Masih Dikaji
Kejagung Bongkar Dugaan Permainan Titik SPPG Program MBG, Orang Dekat Sony Sonjaya Jadi Tersangka
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Publik Soroti Kemunculan Map Bertuliskan “Bupati Karawang” Saat Penggeledahan Rumah Eks Kepala BGN
Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik BGN Rp1 Triliun, Dadan Hindayana Pernah Sebut Harga Rp42 Juta per Unit
Jaksa Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Korupsi MBG
MAKI Sebut Ada Pejabat BGN Kuasai 20 SPPG, Siap Laporkan ke Kejagung
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim Akan Bongkar Keterlibatan Tokoh Besar dalam Kasus MBG
Berita ini 10 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kejagung Segera Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Status Justice Collaborator Masih Dikaji

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:40 WIB

Kejagung Bongkar Dugaan Permainan Titik SPPG Program MBG, Orang Dekat Sony Sonjaya Jadi Tersangka

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:41 WIB

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:49 WIB

Publik Soroti Kemunculan Map Bertuliskan “Bupati Karawang” Saat Penggeledahan Rumah Eks Kepala BGN

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:16 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik BGN Rp1 Triliun, Dadan Hindayana Pernah Sebut Harga Rp42 Juta per Unit

Update Terbaru