JAKARTA | GEMPAR.CO — Presiden Prabowo Subianto melantik Luki Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.
Dalam prosesi yang berlangsung di Istana Negara, Luki Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Keduanya kemudian bergabung dalam jajaran Wakil Menteri Keuangan dan akan membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.
Luki Alfirman
Luki Alfirman merupakan pejabat karier di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia mengawali karier sebagai pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada 1 Maret 1995.
Selama berkarier di Kemenkeu, Luki menduduki sejumlah jabatan di DJP maupun Badan Kebijakan Fiskal (BKF).
Ia pernah menjabat Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan, Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, serta Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi di lingkungan DJP.
Luki juga pernah menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama.
Kariernya berlanjut di BKF. Ia pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan, serta Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara.
Pada November 2017, Luki menjabat Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Kemudian pada November 2022, ia dipercaya sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.
Luki selanjutnya dilantik sebagai Direktur Jenderal Anggaran pada 23 Mei 2025.
Dari sisi pendidikan, Luki meraih gelar PhD in Economics dari University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat.
Nurkholisoh Ibnu Aman
Nurkholisoh Ibnu Aman memiliki latar belakang sebagai ekonom dan peneliti dengan pengalaman di Bank Indonesia (BI).
Ia tercatat sebagai Senior Researcher di Bank Indonesia sejak November 2024. Sebelumnya, Nurkholisoh pernah menjabat Senior Economist di BI pada 2006-2019.
Sebelum kembali ke BI, ia menjadi Doctoral Researcher di University of Edinburgh Business School pada 2020-2024. Ia juga pernah bekerja sebagai Senior Associate di Ernst & Young pada 2004-2005.
Nurkholisoh menempuh pendidikan sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1997-2002.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Chalmers University of Technology, sebelum meraih gelar MBA Finance and Economics dari University of Chicago Booth pada 2010-2012.
Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Edinburgh Business School dengan bidang Finance.
Dengan pelantikan pada Kamis, 1 Oktober 2026, Luki Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman resmi menjalankan tugas baru sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Laporan: Slamet Riyadi








