Purbaya: Pegawai PT DSI yang Kaya Mendadak Akan Dipecat

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mulai memperketat pengawasan ekspor sumber daya alam melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai pintu tunggal ekspor SDA nasional.

Pemerintah mulai memperketat pengawasan ekspor sumber daya alam melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai pintu tunggal ekspor SDA nasional.

JAKARTA |GEMPAR.CO – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan melakukan pengawasan ketat terhadap PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), badan usaha yang ditunjuk sebagai pintu tunggal ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).

Menurut Purbaya, sistem ekspor satu pintu justru akan mempermudah negara dalam mengawasi potensi penyimpangan, termasuk dugaan praktik suap dan permainan ekspor yang selama ini dinilai rawan terjadi di sektor SDA.

“Pengawasannya gampang, kita awasi saja pegawai PT DSI-nya. Kalau dia tiba-tiba jadi kaya, kita pecat,” ujar Purbaya, dikutip dari news.ddtc.co.id⁠.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut pemerintah akan menempatkan unsur pengawasan dari Kementerian Keuangan dan sejumlah lembaga negara lain di internal PTSI. Langkah tersebut dilakukan agar operasional perusahaan tetap berjalan sesuai regulasi serta kebijakan negara.

Purbaya juga meyakini kebijakan ekspor SDA melalui satu pintu dapat menekan praktik under invoicing, manipulasi transfer pricing, hingga penyelundupan komoditas ke luar negeri.

Menurutnya, selama ini potensi kebocoran penerimaan negara dari sektor SDA masih cukup besar akibat lemahnya pengawasan rantai ekspor. Dengan sistem terpusat, pemerintah optimistis penerimaan pajak dan devisa negara dapat meningkat signifikan.

“Dengan pendekatan itu, under invoicing dan segala macam bisa hilang. Pendapatan negara bisa naik dua kali lipat atau lebih,” katanya.

menilai pembentukan PT DSI bukan hanya berkaitan dengan tata niaga ekspor, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dan pengamanan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam strategis.

Namun di sisi lain, kebijakan tersebut juga memunculkan kritik publik. Sejumlah kalangan menilai pembentukan badan baru harus dibarengi transparansi, pengawasan independen, serta penegakan hukum yang kuat agar tidak menimbulkan potensi monopoli maupun penyalahgunaan kewenangan baru di sektor ekspor SDA.


Laporan: Slamet Riyadi | Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Bupati Karawang Tegaskan LKS dan Buku Modul Gratis, Kepala Sekolah yang Jual Bisa Dicopot
Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026, Digelar Januari 2027
Sekda Karawang Evaluasi APBD 2026, OPD Diminta Percepat Belanja dan Optimalkan Pendapatan
Diskominfo Purwakarta Tingkatkan Kapasitas Pengelola Pengaduan di SDN Ciwangi
Pemerintah Siapkan Rp240 Triliun untuk Kopdes Merah Putih, Pembayaran Pinjaman Hanya bagi Koperasi yang Lolos Audit
Pernyataan Oknum Pengurus PWI Bogor soal UKW Tuai Polemik, Begini Ketentuan dalam UU Pers
Kapolres Karawang Berganti, Tongkat Estafet Kepemimpinan Menuju Era Polresta
KMP Minta Kejari Purwakarta Jelaskan Dasar Hukum Pengembangan Dugaan Gratifikasi Menjadi TPPU

Baca Juga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Bupati Karawang Tegaskan LKS dan Buku Modul Gratis, Kepala Sekolah yang Jual Bisa Dicopot

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026, Digelar Januari 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:07 WIB

Sekda Karawang Evaluasi APBD 2026, OPD Diminta Percepat Belanja dan Optimalkan Pendapatan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:58 WIB

Diskominfo Purwakarta Tingkatkan Kapasitas Pengelola Pengaduan di SDN Ciwangi

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:29 WIB

Pemerintah Siapkan Rp240 Triliun untuk Kopdes Merah Putih, Pembayaran Pinjaman Hanya bagi Koperasi yang Lolos Audit

Update Terbaru