KDM Siapkan Kota Tua Karawang, Alun-alun Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata Budaya

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tua Karawang segera disiapkan menjadi wajah baru ruang publik berbasis budaya dan sejarah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggagas revitalisasi Alun-alun Karawang dengan konsep humanis, modern, dan sarat identitas Sunda untuk mendorong pariwisata serta memperkuat karakter daerah. #GEMPARCO #Karawang #DediMulyadi #KotaTuaKarawang #JawaBarat #BudayaSunda

Kota Tua Karawang segera disiapkan menjadi wajah baru ruang publik berbasis budaya dan sejarah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggagas revitalisasi Alun-alun Karawang dengan konsep humanis, modern, dan sarat identitas Sunda untuk mendorong pariwisata serta memperkuat karakter daerah. #GEMPARCO #Karawang #DediMulyadi #KotaTuaKarawang #JawaBarat #BudayaSunda

KARAWANG | GEMPAR.CO – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyiapkan langkah besar dalam penataan kawasan publik di Jawa Barat. Kali ini, perhatian tertuju ke Kabupaten Karawang yang diproyeksikan akan memiliki kawasan “Kota Tua Karawang” sebagai identitas baru daerah berbasis sejarah dan budaya.

Rencana tersebut mencuat dalam rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang melintasi wilayah Karawang. Dalam program itu, kawasan Alun-alun Karawang disebut akan direvitalisasi menjadi pusat ruang publik bernuansa kota tua khas Sunda modern.

Menurut Dedi Mulyadi, penataan kawasan tidak hanya difokuskan pada alun-alun, tetapi juga meliputi pembangunan trotoar, taman kota, hingga pembenahan jalan di sepanjang jalur kirab budaya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bersama Pak Bupati kita akan melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk jalan, trotoar dan taman di sepanjang rute kirab,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

Konsep Kota Tua Karawang nantinya disebut akan menghadirkan sentuhan artistik dan filosofis, salah satunya melalui pemasangan batu-batu bertuliskan pesan cinta dan nilai kemanusiaan di sejumlah titik kawasan publik.

Menurut pria yang akrab disapa KDM itu, pembangunan tidak boleh hanya mengejar aspek fisik semata, tetapi juga harus memperkuat identitas budaya masyarakat.

“Alun-alun akan menjadi kawasan Kota Tua Karawang,” katanya.

Program tersebut rencananya akan diusulkan masuk dalam pembiayaan APBD Perubahan 2026 hingga APBD 2027. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Karawang disebut tengah menyusun konsep penataan terpadu agar kawasan tersebut memiliki daya tarik wisata sekaligus ruang interaksi masyarakat.

KDM berharap kawasan Kota Tua Karawang nantinya tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadi simbol sejarah dan budaya yang mampu menarik wisatawan.

“Karawang harus menjadi kota yang nyaman, bersih, memiliki identitas budaya, dan punya cerita yang bisa dikenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap Karawang. Ia menilai Kirab Mahkota Binokasih menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai sejarah dan kebudayaan Sunda di wilayahnya.

Dengan rencana revitalisasi tersebut, wajah pusat Kota Karawang diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Selain mendukung sektor pariwisata, konsep Kota Tua Karawang juga diharapkan mampu memperkuat identitas daerah di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri.


Laporan: Ahmad Fahrudin
Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Bupati Karawang Tegaskan LKS dan Buku Modul Gratis, Kepala Sekolah yang Jual Bisa Dicopot
Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026, Digelar Januari 2027
Sekda Karawang Evaluasi APBD 2026, OPD Diminta Percepat Belanja dan Optimalkan Pendapatan
Diskominfo Purwakarta Tingkatkan Kapasitas Pengelola Pengaduan di SDN Ciwangi
Pemerintah Siapkan Rp240 Triliun untuk Kopdes Merah Putih, Pembayaran Pinjaman Hanya bagi Koperasi yang Lolos Audit
Pernyataan Oknum Pengurus PWI Bogor soal UKW Tuai Polemik, Begini Ketentuan dalam UU Pers
Kapolres Karawang Berganti, Tongkat Estafet Kepemimpinan Menuju Era Polresta
KMP Minta Kejari Purwakarta Jelaskan Dasar Hukum Pengembangan Dugaan Gratifikasi Menjadi TPPU

Baca Juga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Bupati Karawang Tegaskan LKS dan Buku Modul Gratis, Kepala Sekolah yang Jual Bisa Dicopot

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026, Digelar Januari 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:07 WIB

Sekda Karawang Evaluasi APBD 2026, OPD Diminta Percepat Belanja dan Optimalkan Pendapatan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:58 WIB

Diskominfo Purwakarta Tingkatkan Kapasitas Pengelola Pengaduan di SDN Ciwangi

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:29 WIB

Pemerintah Siapkan Rp240 Triliun untuk Kopdes Merah Putih, Pembayaran Pinjaman Hanya bagi Koperasi yang Lolos Audit

Update Terbaru