Bantuan Beras 10 Kilogram Kembali Disalurkan, 33,2 Juta Keluarga Akan Terima Selama Tiga Bulan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram per bulan kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai Juli 2026.

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram per bulan kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai Juli 2026.

JAKARTA | GEMPAR.CO – Pemerintah kembali melanjutkan program bantuan pangan beras bagi masyarakat. Sebanyak 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan ke depan sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan saat musim kemarau.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, pemerintah berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat di tengah tantangan musim kemarau yang berpotensi memengaruhi pasokan pangan.

“Atas arahan Presiden, harga sembako tidak boleh naik sehingga menyulitkan masyarakat. Karena itu bantuan pangan berupa beras kembali diperpanjang selama tiga bulan,” ujar Zulhas.

Program bantuan tersebut dijadwalkan mulai disalurkan pada Juli 2026. Namun, pemerintah masih akan mengevaluasi kondisi di lapangan untuk menentukan mekanisme penyaluran pada bulan-bulan berikutnya sesuai perkembangan musim dan ketersediaan stok.

Setiap keluarga penerima akan memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Dengan jumlah penerima mencapai 33,2 juta keluarga, kebutuhan beras untuk program ini diperkirakan mencapai sekitar satu juta ton.

Pelaksanaan penyaluran bantuan akan dilakukan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerja sama dengan instansi terkait.

Pemerintah juga memastikan program tersebut tidak akan mengganggu cadangan beras nasional. Saat ini, stok beras nasional disebut mencapai sekitar 5,2 juta ton sehingga dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan bantuan sekaligus menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Kebijakan ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah dinamika ekonomi dan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.


Laporan: Slamet Riyadi 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Infrastruktur Irigasi 57 Poktan di Karawang
57 Kelompok Tani di Karawang Terima Bantuan Irigasi Perpompaan, Anggaran Capai Rp153 Juta per Titik
DPRD Karawang Desak Pemda Tegas Tagih Tunggakan Pajak Restoran Rp10 Miliar
Disdik Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses PCMB 2026, Siapkan Solusi bagi 77 Ribu Calon Murid yang Belum Tertampung
Bupati Karawang Dorong Perda Lingkungan Hidup untuk Kendalikan Dampak Industri
Mendagri Minta Pemda Stop Rekrut Honorer, Agar Tidak Jadi Beban bagi Daerah
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis
PAD Karawang Naik 7,94 Persen, Pajak Daerah Jadi Mesin Utama Pendapatan di Tengah Turunnya Transfer Pusat
Berita ini 17 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Infrastruktur Irigasi 57 Poktan di Karawang

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:45 WIB

57 Kelompok Tani di Karawang Terima Bantuan Irigasi Perpompaan, Anggaran Capai Rp153 Juta per Titik

Senin, 15 Juni 2026 - 08:05 WIB

DPRD Karawang Desak Pemda Tegas Tagih Tunggakan Pajak Restoran Rp10 Miliar

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:32 WIB

Disdik Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses PCMB 2026, Siapkan Solusi bagi 77 Ribu Calon Murid yang Belum Tertampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:56 WIB

Bupati Karawang Dorong Perda Lingkungan Hidup untuk Kendalikan Dampak Industri

Update Terbaru