Kemnaker Fokus Empat Pilar Strategis 2026, Siapkan SDM Adaptif Hadapi Disrupsi Teknologi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meninjau kegiatan inovasi dan pengembangan talenta muda dalam agenda Examination Authority (EXOT) 2026 di SMP–SMA Al-Wildan Islamic School Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meninjau kegiatan inovasi dan pengembangan talenta muda dalam agenda Examination Authority (EXOT) 2026 di SMP–SMA Al-Wildan Islamic School Jakarta, Minggu (10/5/2026).

JAKARTA | GEMPAR.co – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis prioritas tahun 2026. Langkah tersebut diproyeksikan untuk menjawab tantangan perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi dan disrupsi digital yang semakin cepat.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan, Indonesia saat ini tidak hanya dituntut menyiapkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.

“Transformasi digital telah mengubah wajah ketenagakerjaan secara fundamental. Di tengah pergeseran pekerjaan konvensional, peluang baru berbasis kreativitas dan teknologi justru semakin terbuka. Karena itu, Indonesia membutuhkan talenta yang mampu menciptakan inovasi dan nilai ekonomi baru,” ujar Afriansyah saat menghadiri kegiatan Examination Authority (EXOT) 2026 di Al-Wildan Islamic School, Minggu (10/5/2026).

Dalam pemaparannya, Kemnaker menetapkan empat pilar strategis utama tahun 2026.

Pilar pertama adalah penguatan pusat pelatihan vokasi melalui program skilling dan reskilling guna menutup kesenjangan kompetensi tenaga kerja serta menyesuaikan kebutuhan industri masa depan.

Pilar kedua, pengembangan Talent & Innovation Hub (TIH) sebagai inkubator nasional yang diarahkan untuk melahirkan inovator muda dan mengubah ide kreatif menjadi produk bernilai ekonomi.

Ketiga, program pelatihan dan penempatan kerja bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari penguatan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan setara.

Sementara pilar keempat adalah pembentukan Labor Productivity Clinics guna meningkatkan produktivitas serta daya saing perusahaan nasional di tengah kompetisi global.

Menurut Afriansyah, seluruh pilar tersebut akan diintegrasikan menjadi sistem ketenagakerjaan nasional yang lebih adaptif, produktif, dan berorientasi pada penguatan daya saing bangsa.

Ia juga menekankan bahwa kesiapan sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif akan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai jika ekonomi kreatif menjadi salah satu motor pembangunan nasional. Kemandirian ekonomi akan menjadi fondasi Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global,” tegasnya.


Laporan: Redaksi GEMPAR.co | Sumber: Humas Kemenaker RI

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru