KARAWANG | GEMPAR.CO – Partisipasi perusahaan dan lembaga non-pemerintah dalam penyaluran bantuan hewan kurban kepada Pemerintah Kabupaten Karawang pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karawang, hingga akhir Mei 2026, Pemkab Karawang menerima titipan bantuan hewan kurban dari sedikitnya 42 perusahaan yang beroperasi di wilayah Karawang. Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun 2025 yang tercatat hanya berasal dari sekitar 23 perusahaan.
Dari bantuan yang diterima tahun ini, tercatat sebanyak 53 ekor sapi serta 24 ekor kambing dan domba telah diserahkan oleh perusahaan swasta, perbankan, dan sejumlah lembaga non-pemerintah untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Karawang.
Wakil Bupati Karawang, , menyampaikan peningkatan partisipasi dunia usaha tersebut menjadi indikator semakin kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri dalam mendukung agenda sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, momentum Iduladha bukan hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wujud kepedulian kolektif dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Selain bantuan dari perusahaan, Pemkab Karawang juga menyiapkan 11 ekor sapi kurban yang bersumber dari anggaran daerah. Hewan kurban tersebut akan disalurkan ke sejumlah titik prioritas bersama program sosial lainnya, termasuk penyaluran bantuan berbasis kepedulian aparatur sipil negara melalui skema ASN Berbagi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karawang menyebut peningkatan jumlah perusahaan pemberi bantuan tahun ini tidak lepas dari semakin tumbuhnya kesadaran korporasi dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), khususnya pada sektor sosial keagamaan.
Jika dibandingkan tahun 2025, bantuan hewan kurban kala itu masih didominasi perusahaan manufaktur dan sektor perbankan dengan jumlah partisipasi yang relatif terbatas. Sementara pada 2026, cakupan pemberi bantuan lebih luas dengan keterlibatan sejumlah perusahaan besar lintas sektor.
Distribusi hewan kurban tahun ini direncanakan menjangkau berbagai kecamatan hingga pelosok desa, dengan sasaran utama masyarakat yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Meningkatnya bantuan hewan kurban dari perusahaan menjadi catatan positif bagi kolaborasi sosial antara dunia industri dan pemerintah daerah. Namun demikian, publik juga menaruh perhatian pada pentingnya transparansi pendataan dan distribusi agar seluruh bantuan yang dihimpun benar-benar tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.
Laporan: Joko Kusumah












