Prabowo Minta Tunda Pembangunan Kantor Megah, Utamakan Proyek Produktif dan Lapangan Kerja

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pembangunan nasional harus berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan rakyat.
Pemerintah diminta memprioritaskan proyek yang mampu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pembangunan nasional harus berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan rakyat. Pemerintah diminta memprioritaskan proyek yang mampu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

JAKARTA | GEMPAR.CO – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan arah pembangunan nasional ke depan harus berfokus pada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia meminta jajaran kabinet untuk memprioritaskan proyek yang memiliki dampak ekonomi nyata bagi rakyat.

“Semua yang produktif akan kita galakkan. Yang menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, dan menambah penghasilan rakyat, itu yang harus diprioritaskan,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kemegahan fisik semata, terutama pembangunan gedung perkantoran yang tidak memberikan kontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Prabowo bahkan meminta agar pembangunan kantor-kantor baru ditunda apabila tidak disertai produktivitas yang jelas.

“Kantor itu perlu, tapi jangan sampai kantor megah produknya tidak ada. Lebih baik kantornya sederhana, tetapi hasilnya nyata dan manfaatnya dirasakan rakyat,” tegasnya.

Ia menilai, ukuran keberhasilan pembangunan bukan pada kemewahan fasilitas, melainkan seberapa besar manfaat yang dihasilkan untuk masyarakat luas, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat ekonomi nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung pentingnya menghentikan kebocoran kekayaan negara serta mendorong hilirisasi dan sektor produksi nasional agar Indonesia mampu menjadi negara yang mandiri secara ekonomi.

Panen raya udang di Kebumen sendiri disebut menjadi salah satu contoh proyek produktif yang dinilai menjanjikan karena mampu meningkatkan hasil produksi perikanan sekaligus menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar.

Pemerintah, lanjut Prabowo, akan terus mendorong proyek-proyek strategis yang berorientasi pada hasil dan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar pembangunan simbolik tanpa dampak ekonomi yang jelas.


Laporan: Slamet Riyadi | Editor: Redaksi GEMPAR.CO

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Pemprov DKI Gratiskan PBB-P2 100 Persen untuk Rumah Tertentu, Ini Syaratnya
Kemensetneg Buka Lowongan Magang 2026 untuk Mahasiswa dan Siswa SMK
Dana Bantuan Provinsi ke Kota Sukabumi Anjlok Drastis, DPRD Soroti Kebijakan Pemprov Jabar
Pengawasan Dana Desa 2026 Bergulir di Batujaya, Warga Minta Monev Berdampak Nyata
286 ASN Terima SK PNS di Karawang, Bupati Aep Tekankan Kerja Solid dan Integritas
Pemkab Karawang Siapkan RSUD Baru untuk Wilayah Pesisir Utara
Kemnaker Fokus Empat Pilar Strategis 2026, Siapkan SDM Adaptif Hadapi Disrupsi Teknologi
Anggaran Bina Mental Spiritual di Karawang Capai Rp 8 Miliar, Belanja Konsumsi hingga Perjalanan Dinas Mendominasi
Berita ini 9 kali dibaca

Baca Juga

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:18 WIB

Pemprov DKI Gratiskan PBB-P2 100 Persen untuk Rumah Tertentu, Ini Syaratnya

Senin, 25 Mei 2026 - 09:12 WIB

Kemensetneg Buka Lowongan Magang 2026 untuk Mahasiswa dan Siswa SMK

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB

Prabowo Minta Tunda Pembangunan Kantor Megah, Utamakan Proyek Produktif dan Lapangan Kerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:46 WIB

Dana Bantuan Provinsi ke Kota Sukabumi Anjlok Drastis, DPRD Soroti Kebijakan Pemprov Jabar

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:50 WIB

Pengawasan Dana Desa 2026 Bergulir di Batujaya, Warga Minta Monev Berdampak Nyata

Update Terbaru