Prabowo Sapa Massa Aksi di Depan DPR Usai Paripurna, Ribuan Peserta Sambut Antusias

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan massa aksi damai di depan Gedung DPR/MPR RI usai rapat paripurna KEM dan PPKF RAPBN 2027, Rabu (20/5/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan massa aksi damai di depan Gedung DPR/MPR RI usai rapat paripurna KEM dan PPKF RAPBN 2027, Rabu (20/5/2026).

JAKARTA | GEMPAR.CO – Prabowo Subianto menyapa ribuan peserta aksi damai di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, usai menghadiri rapat paripurna penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, Rabu (20/5/2026).

Momen tersebut terjadi saat Presiden Prabowo meninggalkan kompleks parlemen. Dari kendaraan dinas kepresidenan, Prabowo tampak berdiri melalui sunroof sambil melambaikan tangan kepada massa yang memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI.

Aksi damai itu digelar oleh Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia. Sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, nelayan, hingga elemen masyarakat lainnya.

Kehadiran Presiden Prabowo disambut antusias oleh peserta aksi. Massa membawa spanduk dan menyampaikan aspirasi terkait penguatan ekonomi kerakyatan yang dinilai harus lebih berpihak kepada masyarakat kecil.

Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Aiman Adnan, menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi nasional harus memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya petani, nelayan, pedagang pasar, dan pelaku UMKM.

“Ekonomi Indonesia tidak boleh hanya menguntungkan kelompok besar atau segelintir pihak. Masyarakat kecil harus mendapatkan perhatian dan kesempatan yang adil untuk berkembang,” ujarnya.

Menurut Aiman, arah kebijakan ekonomi yang disampaikan Presiden Prabowo dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan asas kekeluargaan, gotong royong, dan keadilan sosial dalam pembangunan ekonomi nasional.

Selain itu, massa aksi juga menyampaikan dukungan terhadap penguatan koperasi dan ekonomi desa sebagai upaya memperluas akses permodalan serta memperkuat distribusi hasil usaha rakyat.

Mereka turut meminta pemerintah menjaga stabilitas harga hasil pertanian, memperbaiki sistem distribusi pangan, dan memperkuat keberadaan pasar rakyat agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Dalam orasinya, Aiman menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan juga merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila, terutama sila kedua, ketiga, dan kelima yang menitikberatkan pada kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami percaya Indonesia akan semakin kuat apabila pembangunan ekonomi dijalankan dengan semangat kebersamaan dan keberpihakan kepada rakyat kecil,” katanya.


Laporan: Slamet Riyadi

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru