Anies Baswedan Dikabarkan Masuk Dewan Penasihat Riyadh, Jadi Sorotan Internasional

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Dari Jakarta untuk dunia. Anies Baswedan dikabarkan masuk jajaran Dewan Penasihat Riyadh City, membawa pengalaman tata kota Indonesia ke panggung internasional.”

“Dari Jakarta untuk dunia. Anies Baswedan dikabarkan masuk jajaran Dewan Penasihat Riyadh City, membawa pengalaman tata kota Indonesia ke panggung internasional.”

JAKARTA | GEMPAR.CO – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul kabar dirinya dipercaya masuk dalam jajaran Dewan Penasihat pada lembaga strategis milik Kerajaan Arab Saudi, Royal Commission for Riyadh City (RCRC).

Informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan memicu beragam respons dari masyarakat. Penunjukan Anies dinilai menjadi perhatian tersendiri, terlebih setelah kontestasi Pilpres 2024 yang membuat namanya terus berada dalam pusaran dinamika politik nasional.

RCRC diketahui merupakan lembaga penting di Arab Saudi yang bertugas mengawal pembangunan dan transformasi Kota Riyadh menjadi pusat metropolitan modern kelas dunia. Lembaga tersebut memiliki peran besar dalam perencanaan tata kota, pengembangan infrastruktur, hingga pembangunan berbasis transit dan keberlanjutan yang menjadi bagian dari visi besar transformasi Arab Saudi.

Dalam sejumlah unggahan yang beredar, Anies tampak tengah memaparkan konsep pembangunan perkotaan dan transit oriented development di hadapan peserta forum internasional. Kehadirannya disebut berkaitan erat dengan pengalaman dan rekam jejaknya dalam bidang tata kelola kota selama memimpin Jakarta periode 2017–2022.

Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies memang dikenal aktif mendorong pembangunan transportasi publik terintegrasi, revitalisasi kawasan perkotaan, hingga pengembangan ruang publik berbasis kebutuhan warga. Beberapa program seperti integrasi moda transportasi, pengembangan kawasan pejalan kaki, hingga penataan wilayah berbasis transit sempat menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk forum internasional.

Kabar keterlibatan Anies di lembaga strategis Arab Saudi itu juga dianggap menunjukkan bahwa figur politik Indonesia masih memiliki daya saing dan pengakuan di level global, khususnya dalam isu pembangunan kota modern dan kebijakan urban.

Sejumlah pengamat menilai, jika informasi tersebut benar adanya, maka langkah itu dapat menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sumber daya manusianya di panggung internasional. Terlebih, Arab Saudi saat ini tengah gencar melakukan transformasi besar-besaran melalui proyek pembangunan futuristik dan reformasi ekonomi nasional.

Di sisi lain, kabar tersebut juga memunculkan diskusi di ruang publik mengenai bagaimana tokoh-tokoh nasional Indonesia mulai mendapat ruang dalam lembaga internasional maupun proyek strategis luar negeri. Fenomena itu dinilai menjadi indikator meningkatnya pengakuan terhadap pengalaman dan kompetensi profesional dari Indonesia.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi secara rinci terkait posisi maupun bentuk keterlibatan Anies dalam struktur lembaga tersebut. Namun, beredarnya informasi itu telah memancing perhatian luas masyarakat dan menjadi salah satu topik yang ramai dibahas di media sosial.

Nama Anies sendiri selama ini dikenal memiliki latar belakang akademik dan pengalaman internasional yang cukup kuat. Selain pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, ia juga aktif dalam berbagai forum global yang membahas pendidikan, pembangunan kota, hingga kepemimpinan pemerintahan.

Kehadirannya dalam lingkaran pembangunan Riyadh pun dinilai bukan sesuatu yang sepenuhnya mengejutkan. Pengalaman di bidang kebijakan publik dan urban development disebut menjadi modal utama yang membuatnya diperhitungkan dalam forum internasional.

Jika keterlibatan tersebut benar terealisasi secara resmi, maka Anies akan menjadi salah satu tokoh Indonesia yang terlibat dalam proses transformasi salah satu kota paling strategis di kawasan Timur Tengah.


Laporan: Tim Redaksi GEMPAR.CO 
Sumber: Poliscape Media

 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Mahfud MD dorong penelusuran dokumen dan peran KPU dalam polemik ijazah Gibran.

Laporan Khusus

Polemik Ijazah Gibran: Mahfud Dorong Penelusuran Dokumen dan Peran KPU

Minggu, 11 Okt 2026 - 05:26 WIB

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan wartawan berujung laporan polisi dan memicu sorotan insan pers.

Laporan Khusus

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan Wartawan Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:22 WIB