Pemerintah Temukan 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Daftarnya

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan pemerintah menemukan ketidaksesuaian kandungan pada sejumlah produk beras fortifikasi dengan klaim fortifikasi yang tercantum pada label. Temuan tersebut disampaikan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Pemeriksaan pemerintah menemukan ketidaksesuaian kandungan pada sejumlah produk beras fortifikasi dengan klaim fortifikasi yang tercantum pada label. Temuan tersebut disampaikan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

JAKARTA | GEMPAR.CO — Pemerintah menemukan ketidaksesuaian pada sejumlah produk beras fortifikasi yang beredar di pasaran. Temuan tersebut berkaitan dengan kandungan produk yang dinilai tidak sesuai dengan klaim fortifikasi yang tercantum pada label.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman mengungkap temuan tersebut dalam pemaparan hasil pemeriksaan beras fortifikasi di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.

Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap produk beras yang beredar, pemerintah menyebut terdapat 25 merek yang masuk dalam temuan tersebut.

Salah satu produk yang disorot adalah beras dengan nama dagang berinisial WFO. Produk tersebut disebut dijual dengan harga mencapai Rp57.600 per kilogram. Sementara itu, pemerintah menyebut harga kewajarannya berada di kisaran Rp13.500 per kilogram.

Selain persoalan harga, pemerintah menyoroti kesesuaian kandungan produk dengan klaim fortifikasi pada kemasan. Fortifikasi merupakan penambahan zat gizi tertentu ke dalam pangan untuk meningkatkan nilai gizinya.

Daftar 25 Merek Beras

Berikut 25 merek yang disebut Amran dalam pemaparan hasil pemeriksaan:

  1. Idola Fortifikasi
  2. Idola High Quality Whole Grain Rice
  3. Idola Long Grain Rice
  4. Ikan Mas Cupang
  5. AAA Wijaya Kusuma
  6. Cantik Manis
  7. Penari Bangkok
  8. Topi Koki Short Grain
  9. Topi Koki Setra Royale
  10. Topi Koki Long Grain Crystal
  11. HOK-1 Gohan
  12. Maknyuss Pulen Gizi
  13. Anak Raja Fortifikasi
  14. Anak Raja Nusantara
  15. Top Anak Raja
  16. PMS Induk Ayam
  17. Sumo
  18. Rasvit
  19. FS Nutri Rice
  20. Pelikan
  21. Rice Rojolele
  22. Super Kepala Beras Premium 111
  23. 111 Golden Number
  24. Putri Koki
  25. Wellfarm Beras Diabet.

Pemerintah belum memerinci hasil pengujian untuk masing-masing merek, termasuk jenis dan kadar zat gizi yang dinilai tidak sesuai dengan klaim pada label.

Karena itu, penyebutan 25 merek tersebut merupakan bagian dari hasil pemeriksaan pemerintah. Status hukum masing-masing produk dan produsen tetap bergantung pada hasil pengujian serta proses pemeriksaan dan penindakan oleh instansi yang berwenang.

Temuan ini menjadi perhatian karena informasi mengenai kandungan dan nilai gizi pada label merupakan salah satu pertimbangan konsumen ketika membeli produk pangan.

Pemerintah selanjutnya perlu menjelaskan tindak lanjut terhadap produk yang dinyatakan tidak memenuhi ketentuan, termasuk langkah koreksi terhadap pelabelan maupun peredaran produk apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran.


Laporan: Tim Redaksi 

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat
DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar
Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari
Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong: Ada 10 Bangunan Mirip Hunian, Akses Tak Terkunci hingga Dugaan Pungutan
Uang Dikembalikan, Perkara Selesai? Dugaan Penyimpangan BOS Rp879 Juta di Karawang Tetap Perlu Diusut
KPK Dalami Sejumlah Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Terkait Ipda Yayat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 04:58 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 15:12 WIB

Lapas Cibinong Masuk Babak Baru, Ombudsman Siap Buka Temuan di DPR

Senin, 28 September 2026 - 07:25 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berujung Pencopotan Kalapas dan Empat Pejabat

Jumat, 25 September 2026 - 20:55 WIB

DBHP Purwakarta 2025 Dipertanyakan: Selisih Rp46,87 Miliar, Jejak Tunggakan Rp19,74 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:20 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Berubah Setelah Disidak Ombudsman, Menteri Imipas Janji Investigasi 7 Hari

Berita Terbaru

Mahfud MD dorong penelusuran dokumen dan peran KPU dalam polemik ijazah Gibran.

Laporan Khusus

Polemik Ijazah Gibran: Mahfud Dorong Penelusuran Dokumen dan Peran KPU

Minggu, 11 Okt 2026 - 05:26 WIB

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan wartawan berujung laporan polisi dan memicu sorotan insan pers.

Laporan Khusus

Perselisihan Kepala DLH Bekasi dengan Wartawan Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:22 WIB