Camat Pebayuran Ajak Bersama Rawat Irigasi untuk Dukung Petani

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha bersama jajaran dan sejumlah unsur terkait saat rapat persiapan kerja bakti perawatan saluran irigasi BKG 26 hingga BKG 38, Jumat (2/10/2026).

Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha bersama jajaran dan sejumlah unsur terkait saat rapat persiapan kerja bakti perawatan saluran irigasi BKG 26 hingga BKG 38, Jumat (2/10/2026).

BEKASI | GEMPAR.CO — Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha mengajak seluruh unsur di wilayahnya memperkuat gotong royong dalam merawat saluran irigasi. Upaya itu dilakukan untuk mendukung kelancaran pengairan lahan pertanian yang menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Ajakan tersebut disampaikan Hasyim saat memimpin rapat koordinasi persiapan kerja bakti di sepanjang saluran irigasi BKG 26 hingga BKG 38, Jumat, 2 Oktober 2026. Rapat membahas kesiapan personel, pembagian tugas, serta teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Rapat dihadiri Danramil 11 Pebayuran, Kanit Intelkam Polsek Pebayuran, BPP Pertanian, serta Kasi Trantib Kecamatan Pebayuran. Pemerintah kecamatan juga melibatkan Gapoktan, perangkat desa, dan Perum Jasa Tirta (PJT) dalam kerja bakti tersebut.

Hasyim mengatakan kerja bakti akan menyasar sejumlah titik di sepanjang BKG 26 hingga BKG 38. Sebanyak 50 personel dari Gapoktan serta 30 personel dari perangkat desa dan PJT akan dikerahkan.

Menurut Hasyim, keterlibatan kelompok tani penting karena para petani berhadapan langsung dengan persoalan pengairan di lahan mereka. Pemerintah kecamatan ingin memastikan perawatan saluran menjadi tanggung jawab bersama.

Kerja bakti dijadwalkan berlangsung Selasa mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Hasyim meminta seluruh unsur yang terlibat hadir tepat waktu dan menjalankan tugas sesuai pembagian di lapangan.

Selain membersihkan saluran, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi jaringan irigasi agar tetap mendukung distribusi air ke area pertanian. Kondisi saluran yang terawat diharapkan membantu mengurangi hambatan aliran air pada titik-titik yang membutuhkan penanganan.

Hasyim menilai sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, TNI-Polri, BPP Pertanian, dan PJT diperlukan untuk menjaga keberlanjutan fungsi saluran irigasi.

“Yang kita bangun bukan hanya kerja baktinya, tetapi juga kepedulian bersama untuk menjaga saluran irigasi,” kata Hasyim.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap infrastruktur pertanian. Perawatan saluran, kata dia, perlu dilanjutkan dengan pemantauan dan pemeliharaan secara berkala.

Dengan kerja bersama, pemerintah Kecamatan Pebayuran mendorong agar saluran BKG 26 hingga BKG 38 tetap berfungsi optimal sehingga dapat mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Laporan: Riki Bahtiar

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Tawarkan 11 Proyek Investasi Rp 2,072 Triliun, Ini Daftarnya
Disdikbud Karawang Ubah Sistem Koordinasi Pendidikan, Satu Korwildik Kini Membawahi 3 Kecamatan
Jabar Uji Coba Sistem Rujukan Berbasis Penyakit di Bandung
Menteri PU Tinjau Karangharja, Pengairan Persawahan Jadi Perhatian
Dedi Mulyadi Tegaskan Truk ODOL Tak Boleh Melintas Sembarangan di Jalan Provinsi Jabar
Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026, Digelar Januari 2027
Pemprov Jabar Larang Siswa SMA/SMK Bawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah, Ini Ketentuan Lengkapnya
Defisit APBD Jabar 2026 Rp5,7 Triliun, DPRD Didesak Gunakan Hak Pengawasan, Transparansi Fiskal Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Pemprov Jabar Tawarkan 11 Proyek Investasi Rp 2,072 Triliun, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Disdikbud Karawang Ubah Sistem Koordinasi Pendidikan, Satu Korwildik Kini Membawahi 3 Kecamatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Camat Pebayuran Ajak Bersama Rawat Irigasi untuk Dukung Petani

Rabu, 30 September 2026 - 09:03 WIB

Jabar Uji Coba Sistem Rujukan Berbasis Penyakit di Bandung

Sabtu, 26 September 2026 - 19:20 WIB

Menteri PU Tinjau Karangharja, Pengairan Persawahan Jadi Perhatian

Berita Terbaru

Jaksa mengungkap dugaan penerimaan Rp203,46 miliar dalam perkara yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Dugaan Korupsi

Jaksa Ungkap Aliran Rp203,46 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah

Sabtu, 10 Okt 2026 - 06:00 WIB