Pemkab Karawang Siapkan RSUD Baru untuk Wilayah Pesisir Utara

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan Pemkab Karawang tengah menyiapkan pembangunan RSUD baru untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir utara.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan Pemkab Karawang tengah menyiapkan pembangunan RSUD baru untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir utara.

KARAWANG | GEMPAR.co – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menggulirkan rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) baru guna memperluas pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pesisir utara Karawang.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Karawang Aep Syaepuloh usai meresmikan layanan BPJS Kesehatan/JKN-KIS di RSUD Rengasdengklok, Senin (11/5/2026).

Menurut Aep, pembangunan rumah sakit baru menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan merata bagi masyarakat di kawasan utara Karawang yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan medis.

“RSUD Rengasdengklok sudah, RSUD Jatisari sudah. Nanti kami siapkan satu lagi untuk wilayah pesisir utara. Lokasinya masih dikaji, bisa di Tempuran, Lemahabang, atau Cilamaya,” ujar Aep.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Selama ini, warga di sejumlah wilayah utara Karawang kerap harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis cepat dan darurat.

Pemkab Karawang, lanjut Aep, telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperinda) untuk melakukan kajian terkait lokasi paling strategis bagi pembangunan RSUD baru tersebut.

“Kami ingin pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Jangan sampai warga kesulitan berobat hanya karena faktor jarak dan akses,” katanya.

Rencana pembangunan RSUD baru itu juga disebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Karawang dalam meningkatkan pemerataan pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan di wilayah pesisir utara.

Dengan hadirnya fasilitas kesehatan tambahan, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang lebih layak, cepat, dan manusiawi tanpa harus terbebani biaya maupun waktu perjalanan yang panjang.


Laporan: Kusnadi SW | Editor: Redaksi GEMPAR.co

Follow WhatsApp Channel gempar.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Infrastruktur Irigasi 57 Poktan di Karawang
57 Kelompok Tani di Karawang Terima Bantuan Irigasi Perpompaan, Anggaran Capai Rp153 Juta per Titik
DPRD Karawang Desak Pemda Tegas Tagih Tunggakan Pajak Restoran Rp10 Miliar
Disdik Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses PCMB 2026, Siapkan Solusi bagi 77 Ribu Calon Murid yang Belum Tertampung
Bupati Karawang Dorong Perda Lingkungan Hidup untuk Kendalikan Dampak Industri
Mendagri Minta Pemda Stop Rekrut Honorer, Agar Tidak Jadi Beban bagi Daerah
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis
Bantuan Beras 10 Kilogram Kembali Disalurkan, 33,2 Juta Keluarga Akan Terima Selama Tiga Bulan

Baca Juga

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Infrastruktur Irigasi 57 Poktan di Karawang

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:45 WIB

57 Kelompok Tani di Karawang Terima Bantuan Irigasi Perpompaan, Anggaran Capai Rp153 Juta per Titik

Senin, 15 Juni 2026 - 08:05 WIB

DPRD Karawang Desak Pemda Tegas Tagih Tunggakan Pajak Restoran Rp10 Miliar

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:32 WIB

Disdik Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses PCMB 2026, Siapkan Solusi bagi 77 Ribu Calon Murid yang Belum Tertampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:56 WIB

Bupati Karawang Dorong Perda Lingkungan Hidup untuk Kendalikan Dampak Industri

Update Terbaru